Bukan Pidana, Sanksi Tunda Pangkat dan Gaji Menanti Dua Oknum Polisi Yang Tertangkap Narkoba

oleh
Kapolres Bulukumba, Muh Anggi Naulifar Siregar.

BULUKUMBA, BBC – Sanksi tegas bukan pidana menanti dua oknum anggota Polres Bulukumba yang tertangkap karena dugaan penyalahgunaan narkoba Kamis (26/07/2018) kemarin.

Hal tersebut diungkapkan Kapolres Bulukumba, AKBP Muh Anggi Naulifar Siregar saat menggelar konferensi pers di Mapolres, Jumat (27/07/2018).

Loading...

Anggi mengaku, telah menyiapkan saksi kepada dua anggotanya tersebut, disamping hukuman disiplin. “Persiapan tunda pangkat, bisa juga tunda gaji. Pastinya akan menjadi catatan pertama apabila sampai tiga kali usulan pemecatan akan dilakukan,” ujarnya.

Selain itu, mantan Kapolres Sidrap itu juga meminta maaf kepada seluruh warga kabupaten Bulukumba akibat ulah kedua oknum anggotanya itu. Anggi berjanji kedepanya berjanji akan melakukan bersih-bersih narkoba, mulai dari tubuh kepolisian itu sendiri.

”Saya mohon maaf kepada masyarakat seluruhnya, karena 2 anggota saya melanggar atas penggunaan narkoba, akan saya perbaiki kesatuan saya,” tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, dua oknum anggota polisi tertangkap karena diduga menyalahgunakan narkoba, Kamis (26/07/2018) kemarin. Keduanya adalah Ik dan As anggota Polri berpangkat Brigpol yang masih aktif bertugas di wilayah kerja Polres Bulukumba.

Mereka tertangkap atas pengembangan terduga pengedar narkoba yang dilakukan Satres Narkoba Polres Bulukumba. As diamankan di TKP tempat pengembangan dengan barang bukti pireks diduga hasil pembakaran sabu.

Sementara Ik diamankan lantaran keterangan terduga pengedar bernama Abdul Majid yang mengatakan, oknum tersebut sudah mendatangi nya 3 kali meminta barang haram tersebut beserta sejumlah uang tunai.

”Kalau Brigpol As kita dapati dilokasi TKP, sedangkan Brigpol Ik disebut-sebut oleh Abdul Madjid,” jelas Anggi.

Loading...