Bupati Sindir Pelayanan RSUD Andi Sultan Daeng Radja

oleh

BULUKUMBA, BBC – Bupati Bulukumba, AM Sukri Sappewali tak bosan bosannya memberi semangat dan motivasi kepada pihak manajemen dan para tenaga medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Daeng Radja kabupaten Bulukumba.

Hal itu nampak pada peresmian klinik Calon Tenaga Kerja Indonesia yang diselenggarakan BP3TKI di RSUD Bulukumba, Kamis (02/08/2018).

Dalam kesempatan tersebut Bupati kembali menyindir soal pelayanan RSUD yang telah berstatus Type B itu memang senter jadi sorotan warga.

“Tidak ada artinya status Type B dan akreditasi paripurna jika pelayanannya kurang memuaskan dan tidak mendapat kepercayaan publik,” ujar purnawirawan TNI itu.

AM Sukri Sappewali meminta para jajaran rumah sakit untuk meningkatkan kinerjanya agar rumah sakit semakin mendapat kepercayaan dari masyarakat.

“Ibaratnya kalau rumah sakit itu hotel, maka bintang lima adalah predikat terbaik. Jadi saya tidak ingin mendengar lagi ada keluhan-keluhan dari pasien atas pelayanan rumah sakit ini,” pinta AM Sukri.

Menanggapi hal itu, pelaksana tugas direktur RSUD Bulukumba, dr Abdurrajab mengatakan akan selalu berupaya maksimal dalam meningkatkan mutu pelayanan RSUD yang telah akreditasi paripurna bintang lima dari KARS.

Saat ini telah ada beberapa terbosan yang dilakukan pihaknya seperti menjadi pusat rujukan pengobatan penyakit TBC dan rujukan untuk Hemodialisa serta ditunjuknya sebagai rumah sakit yang melayani calon TKI oleh Kemenkes.

“Saat diresmikan tahun lalu, alat hemodialisa baru 4 unit, saat ini kami sudah tambah menjadi 8 unit, dan akan kita cukupkan sampai 10 unit,” beber Abdurrajab.