Baznas Bantah Pemkab Tak Beri Gaji, Yusuf Shandy: Ada Rp 150 Juta Dana Hibah

oleh

BULUKUMBA, BBC – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) kabupaten Bulukumba, Yusuf Shandy membantah jika pemerintah kabupaten Bulukumba tak mensupport dana untuk gaji unsur pimpinan Baznas.

Hal tersebut diutarakan Yusuf Shandy seiring sorotan salah seorang Anggota DPRD Bulukumba, Fraksi Bintang Keadilan, Andi Ahyar beberapa waktu lalu. Dirinya menyebut, Baznas kabupaten Bulukumba menggunakan dana zakat untuk membayar gaji pimpinan lantaran tak diberi anggaran oleh Pemkab.

Sementara menurut Yusuf Shandy untuk gaji pimpinan Baznas, pemkab Bulukumba menghibahkan dana sebesar Rp 150 juta. Dana tersebut juga telah mencakup biaya sosialisasi, koordinasi dan administrasi umum.

“Untuk gaji pimpinan, tahun 2017 gaji para pimpinan baznaskab Bulukumba melengket di bagian Kesra Setda Kab. Bulukumba, sebagai leading sektor,” katanya. Rabu (15/08/2018).

Namun untuk tahun 2018 ini, gaji para pimpinan BAZNAS tidak melalui Kesra lagi, tapi diberikan langsung oleh Pemkab Kabupaten Bulukumba, “Ada Rp 150 juta dalam bentuk dana hibah, yang ditransfer langsung ke rekening Baznas Bulukumba,” tambahnya.

Selain itu, kata Yusuf Shandy, dalam dana zakat yang terkumpul, para amil zakat, dalam hal ini BAZNAS berhak atas 1/8 atau 12,5 persen yang memang telah diatur dalam al Quran, hadits dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“12,5 persen inilah yang digunakan oleh Baznas Kabupaten Bulukumba untuk operasional Baznas, termasuk untuk menggaji para staff yang ada,” tandasnya.