DPT Bulukumba untuk Pemilu 2019 Alami Penurunan, Berikut Rincian per Kecamatan

oleh

BULUKUMBA, BBC – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bulukumba menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pemilu 2019 yang akan datang. Penetapan DPT itu dilakukan dalam Rapat Pleno Terbuka yang dihadiri oleh Bawaslu, parpol dan pemerintah daerah di Hotel Agri, Senin (20/08/2018).

Pada rapat tersebut, masing-masing Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) kecamatan dari 10 kecamatan melaporkan hasil Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) sehingga jumlah total DPT adalah sebanyak 304.217  pemilih yang terdiri dari Laki-laki sebanyak 145.299 dan Perempuan sebanyak 158.918.

Jumlah DPT tersebut berkurang dari Daftar Pemilih Sementara sebelumnya yang berada pada angka 316, sehingga berkurang sekitar 11 ribu lebih. Menurut Ketua KPU Kaharuddin, ada sekitar 11 ribu warga kategori pemilih yang tidak masuk dalam DPT karena belum melakukan perekaman atau pun memiliki KTP elektronik. Mereka tidak terakomodir dalam DPT karena persyaratan untuk memilih adalah memiliki KTP elektronik atau surat keterangan (Suket) sudah melakukan perekaman.

Namun demikian, tidak menutup kemungkinan 11 ribu warga tersebut tetap akan menjadi pemilih sepanjang mereka mengurus KTP elektroniknya.

“Jadi masih ada rentang waktu bagi warga untuk mengurus KTP elektronik, kalau KTP elektroniknya sudah selesai maka dia akan dimasukkan di Daftar Pemilih Khusus atau DPK,” tukasnya.

Meski para peserta rapat menyepakati laporan DPT yang telah disampaikan seluruh PPK, namun komisioner Bawaslu Abd Rahman memberikan catatan bahwa ada dua kecamatan yakni Rilau Ale dan Ujungloe yang menyampaikan data yang tidak sesuai dengan rekap di tingkat kecamatan, sehingga terjadi selisih angka DPT.

“Bawaslu memiliki tugas untuk mengawasi seluruh proses tahapan pelaksanaan pemilu, termasuk pemutakhiran dan penetapan DPT, nah kami menemukan ada selisih angka di dua kecamatan tersebut,” ungkap Abd Rahman.

Menanggapi pernyataan Bawaslu, PPK Rilau Ale dan Ujungloe menjelaskan jika memang ada perbedaan angka dari rekap kecamatan pada 14 Agustus yang lalu dengan apa yang dilaporkan pada rapat penetapan DPT ini.

Penyebabnya kata PPK Ujungloe Mukhtar Husain bahwa setelah rekap kecamatan, ada 30 warga dari berkategori TMS (Tidak Memenuhi Syarat) menjadi MS (Memenuhi Syarat) karena yang bersangkutan setelah itu sudah memiliki Suket, sehingga pada laporan kami ada tambahan yang harus diakomodir.

Kasus yang sama terjadi di Kecamatan Rilai Ale, ada tambahan 33 orang yang telah dituangkan dalam berita acara.

Berikut Rincian DPT Perkecamatan

Kecamatan Ujung Bulu
Jumlah Kelurahan 9, jumlah TPS 121
Laki-Laki (15.027)
Perempuan (16.292)
Total (31.319)

Kecamatan Ujung Loe
Jumlah Desa/Kel 13, jumlahTPS 124
Laki-Laki (14.908)
Perempuan (16.145)
Total (31.053)

Kecamatan Bonto Bahari
Jumlah Desa/Kel 8, jumlah TPS 77
Laki-Laki (9.178)
Perempuan (10.186)
Total (19.364)

Kecamatan Gantarang
Jumlah Desa/Kel 21, jumlah TPS 220
Laki-Laki (26.508)
Perempuan (28.623)
Total (55.131)

Kecamatan Kindang
Jumlah Desa/Kel 13, jumlah TPS 100
Laki-Laki (11.859)
Perempuan (12.301)
Total (24.160)

Kecamatan Bulukumpa
JumlahDesa/Kel 17, jumlah TPS 161
Laki-Laki (18.624)
Perempuan (20.106)
Total (38.730)

Kecamatan Rilau Ale
Jumlah Desa/Kel 15, jumlah TPS 123
Laki-Laki (14.455)
Perempuan (15.820)
Total (30.275)

Kecamatan Bonto Tiro
Jumlah Desa/Kel 13, jumlahTPS 86
Laki-Laki (8.943)
Perempuan (10.322)
Total (19.265)

Kecamatan Herlang
Jumlah Desa/Kel 8, jumlah TPS 84
Laki-Laki (8.871)
Perempuan (10.317)
Total (19.188)

Kecamatan Kajang
JumlahDesa/Kel 19, jumlah TPS 139
Laki-Laki (16.926)
Perempuan (18.806)
Total (35.732)