Kasus Mengambang Setahun, Seklur Tanah Jaya Pertanyakan Kinerja Polsek Kajang

oleh
Asrul, Sekertaris Lurah Tanah Jaya, Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba.

BULUKUMBA, BBC – Kinerja kepolisian sektor (Polsek) kecamatan Kajang, kabupaten Bulukumba, disorot sekertaris lurah (Seklur) Tanah Jaya Kajang, Asrul.

Pasalnya kasus dugaan intimidasi dan pengancaman yang dilakukan seorang warga bernama Andi Huseng 2017 lalu hingga kini belum ada kejelasan dari kepolisian, padahal kasus tersebut telah dilaporkannya tahun 2017 lalu.

Loading...

Kepada Beritabulukumba.com, Asrul bercerita, awal mula dirinya diintimidasi dan diancam oleh Andi Huseng bermula saat mutasi pejabat Pemkab Bulukumba 2017 lalu.

Andi Huseng yang merupakan anak dari pejabat seklur lama, Andi Sukirman diduga tak terima dengan keputusan mutasi yang menggantikan posisi sang ayah. Akibatnya Asrul mengaku diteror dan diintimidasi bahkan mendapat ancaman.

Parahnya lagi, dirinya mengaku sempat diserang menggunakan senjata tajam (Badik) di kantor lurah pada waktu itu. Beruntung dirinya bisa menyelamatkan diri dari insiden tersebut.

“Kenapa sampai hari ini status pelaku tidak jelas, jangankan ditahan, diambil keterangannya saja belum,” ujar Asrul, Kamis (06/09/2018).

Selain itu, Asrul mempertanyakan kinerja Polsek Kajang yang sampai saat ini seolah tak ada upaya dalam menangani laporannya yang sudah makan tahun.

“Apa upaya polisi saat ini sudah lebih setahun belum ada hasil. Saat saya minta penjelasan pihak kepolisian (Polsek Kajang) beberapa waktu lalu katanya pelaku berada di kota Palopo. Kenapa polisi tidak naikkan saja statusnya jadi DPO (Daftar Pencarian Orang) kan unsur-unsur sudah jelas, apalagi saat itu banyak saksi,” jelas Asrul.

Selain itu Asrul menambahkan jika Polsek Kajang tidak serius menangani kasusnya tersebut, ia mengancam bakal menempuh ke jalur yang lebih tinggi, akan melaporkan kasus tersebut ke Kepolisian Daerah (Polda) Sulsel.

Loading...