Mahfud MD: Presiden Jokowi Tidak Harus Mundur

oleh

JAKARTA – Tagar dan desakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mundur saat mendaftar di Pilpres 2019 mendapat tanggapan Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD. Menurut Mahfud MD, pertanyaan yang diajukan warganet kepada dirinya terkait meme viral “Jokowi Harus Mundur” tak perlu dijelaskan lagi.

Bahkan pertanyaan sama menurut Mahfud sudah berulang-ulang dia jawab. Kata Mahfud, sejak dulu presiden incumbent atau petahana tidak harus mundur jika mencalinkan lagi.

Loading...

Hal itu menurut Mahfud juga terjadi di era presiden Megawati dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Katanya presiden cukup mengambil cuti saat masa kampanye Pilpres.

“Sejak dulu (zaman Bu Mega, Pak SBY, dan sekarang) Presiden incumbent itu tidak harus mundur jika mencalonkan diri lagi. Mereka hanya harus cuti saat kampanye. Itu aturannya. Jadi yang begini tak perlu ditanyakan ber-ulang-ulang, sudah jelas sekali,” kicau Mahfud MD, Minggu 9 September 2018 di akun Twitter.

Sebelumnya seorang netizen @hari_pandowo5 meminta penjelasan kepada Mahfud. Dalam kicauannya, @hari_pandowo5 menyertakan screen capture unggahan Facebook milik akun Rawan Udi Purwito yang berpendapat bahwa ada dua hal yang salah di negeri ini sehingga ia tak pernah merasakan kedamaian.

Kedua hal tersebut adalah terkait silang sengkarut gerakan #2019GantiPresiden dan Jokowi yang dianggap harus mundur atau cuti saat mendaftarkan diri sebagai calon presiden.

Status dan meme Presiden Harus Mundur marak diunggah di Facebook. Warganet membandingkan pencalonan Kepala desa dengan Presiden yang harus mundur jika ingin maju lagi.

Loading...