Pemkab Bulukumba dan Selayar Teken Kerjasama Pariwisata

oleh
Bupati Bulukumba, AM Sukri Sappewali (pakai kopiah), usai melakukan penadatanganan kerjasama dengan Bupati Selayar, Basli Ali (batik cokelat), disaksikan Wagub Sulsel, A Sudirman Sulaiman (tengah) dan Wabup Bulukumba, Tomy Satria Yulianto (batik biru kanan).

BULUKUMBA – Rangkaian acara festival Pinisi 2018 mempererat kerjasama Pemkab Bulukumba dan Pemkab Selayar. Hal itu ditandai dengan penandatangan MoU kerjasama antar kedua daerah bertetangga ini di Gala Dinner Festival Pinisi, Tanjung Bira, Kecamatan Bonto Bahari, Kabupaten Bulukumba, Sulsel, Kamis (13/9/2018).

Penandatanganan tersebut disaksikan langsung oleh Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman. Bupati Selayar, Muh Basli Ali, mengaku sangat beruntung dengan hubungan yang terjalin baik antara Pemkab Bulukumba dan Selayar.

“Selayar menang banyak, Bulukumba bisa membantu mempromosikan potensi Kepulauan Selayar. Kami punya 154 destinasi dan 40 atraksi budaya,” kata Basli. Salah satu kendala utama sektor pariwisata Bulukumba dan Selayar saat ini, tambah Basli Ali adalah aspek transportasinya.

Menurutnya Bulukumba harus memiliki bandara, oleh karena para wisatawan itu rata-rata orang sibuk sehingga jika mereka harus menempuh perjalanan 4 sampai 5 jam, maka mereka akan mempertimbangkan untuk datang. Senada disampaikan Wakil Gubernur Andi Sudirman Sulaiman, isu transportasi yang memakan waktu 4 sampai 5 jam itu menjadi kendala dalam meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan.

Hal ini tentu akan menjadi perhatian pemerintah Provinsi bagaimana bandara bisa dihadirkan di Bulukumba. “Memang kuota bandara yang menjadi kebijakan Kementerian Perhubungan saat ini sudah ditutup, namun masih memungkinkan adanya opsi lain, misalnya dikonversi menjadi bandara wisata,” pungkas Wakil Gubernur yang baru saja dilantik seminggu yang lalu itu.