Mengabdi Puluhan Tahun, 678 K2 Bantaeng Menangis Dapat Kuota 36 CPNS

oleh
Aksi damai, Honorer K2 Bantaeng. Senin 17 September 2018. Foto ist

BANTAENG – Penerimaan CPNS 2018 menimbulkan kekecewaan di kalangan tenaga honorer kategori 2 (K2). Tak terkecuali bagi sejumlah honorer K2 yang sudah aktif mengabdi bertahun-tahun di Kabupaten Bantaeng, Sulsel.

Dapat dipastikan, mereka bakal bersaing ketat untuk mengisi kuota yang minim. Tahun ini, Bantaeng dapat kuota sebanyak 36 formasi khusus. Sementara jumlah honorer K2 aktif mencapai 678 orang.

Loading...

Pada Senin 17 September 2018, mereka kembali turun ke jalan. Aksi damai puluhan honorer K2 Bantaeng yang mengatasnamakan diri Forum Honorer Kategori Dua Indonesia (FHK2I) digelar di depan kantor bupati Bantaeng, Jalan Andi Mannappiang. Mereka menolak sejumlah persyaratan CPNS khusus K2.

“Honorer K-2 di Bantaeng sudah jelas kebanyakan usianya di atas 35 tahun. Kami menolak syarat yang tidak rasional,” kata Subi, korlap aksi. Menurutnya, Pemda Bantaeng harus menandatangani nota kesepakatan yang telah dibuat pada 30 Juli 2018 lalu di DPRD Bantaeng.

“Kami minta Pak Sekda serius menyelesaikan terkait honorer K-2 di Bantaeng. Tolong diperhatikan nasib kami 678 orang (honorer K2) di penerimaan CPNS 2018,” harapnya. Menurutnya ratusan honorer K2 di Bantaeng telah mengabdi bertahun-tahun. Bahkan kata Dia, honorer K2 hanya mendapat gaji sebesar Rp250 ribu perbulan.

Pada penerimaan CPNS 2018, Pemkab Bantaeng mendapat kuota 256. Formasi khusus guru tenaga honorer K-2 hanya sebanyak 36 orang. Sedangkan formasi umum 220 orang, terdiri dari 120 guru, 70 tenaga kesehatan, dan 30 tenaga teknis.

Loading...