Bupati Bulukumba Dukung Kejati Sulsel Usut Kasus 49 M

oleh
Bupati Bulukumba, AM Sukri Sappewali.

BULUKUMBA, BBC – Bupati Bulukumba, AM Sukri Sappewali angkat bicara mengenai Polemik kasus dugaan suap pencairan dana 49 Miliar di Kementerian PUPR yang menyebut-nyebut dirinya.

Diketahui, kasus ini kembali mencuat setelah puluhan Mahasiswa yang tergabung di PPM Sulsel menggelar aksi unjuk rasa di Kejaksaan Tinggi (Kejati) SulSel. Selasa (25/09/2018).

Loading...

Dalam pernyataannya mahasiswa meminta pihak Kejati untuk melakukan pemanggilan kepada Bupati dan seorang oknum ASN bernama Andi Ichwan Amkas, yang pertama kali memunculkan Polemik tersebut di pada postingan Facebook miliknya.

Atas dasar itu AM. Sukri yang dikonfirmasi wartawan mengatakan mendukung langkah Kejati untuk mengusut kasus tersebut.

“Saya mungkin lebih setuju diusut oleh Kejaksaan supaya jelas siapa yang disogok dan siapa yang menyogok serta uangnya dari mana,” kata Bupati saat dikonfirmasi wartawan Kabar.news, Selasa (25/09/2018).

Lebih lanjut, AM Sukri Sappewali mengatakan terkait rekomendasi yang diserahkan ke Andi Ichwan bukanlah untuk mengurus proyek irigasi 49 Miliar itu.

“Rekomendasi yang saya kasi itu untuk mengurus dana APBD P TA 2017 tampa ada janji di bayar karena si Ihwan Amkas ini ASN yang akan mengurus,” tambah Bupati.

Sedangkan dana Rp 49 Miliar itu menurutnya yang dia serahkan list APBD Pokok 2018. “Itupun hanya list palsu karena dana yang ada resmi hanya Rp 30 M apa yang kita bayar,” jelas Bupati.

Selain itu AM Sukri menegaskan tidak akan tinggal diam mengenai hal ini, dirinya mengancam akan melaporkan Andi Ichwan atas tuduhan pencemaran nama baik. “Dan tingkah nya Ihwan ini sudah keterlaluan saya akan laporkan pencemaran nama baik terhadap saya,” pungkas AM Sukri.

Loading...