Polisi Tangkap Pelaku Penyebar Hoax Gempa di Bulukumba

oleh
IA (15) [Blur] di Bulukumba diamankan pihak kepolisian lantaran menyebar status hoax tentang gempa di Sosial Media.

BULUKUMBA, BBC – Jajaran Kepolisian Resor (Polres) kabupaten Bulukumba, membekuk seorang pemuda berinisial IA (15), asal Dusun Dumpu, Desa Sangkala, Kecamatan Kajang, Selasa 9 Oktober 2018.

Anak dibawah umur tersebut diamankan lantaran menyebar informasi hoax soal gempa di Sosial Media Facebook beberapa waktu lalu.

Loading...

Akibat postingan yang diunggah IA dengan cuitan  “Yesss Gempaki Bulukumba Amin” pada akun bernama ICCA I-CA, warga di Bulukumba khususnya dalam kota kecamatan Ujung Bulu menjadi panik hebat dan berlarian hendak mengungsi.

Kasat Reskrim Polres Bulukumba, IPTU Deki Marizaldi mengungkapkan IA ditangkap di rumah saudaranya di Dusun Batunilamung Desa, Jojjolo, Kecamatan
Bulukumpa, Bulukumba, pada Senin (08/10/2018) sekitar pukul 22.45 Wita malam, setelah jajarannya melakukan profilling terhadap akun ICCA I-CA dan melacak keberadaannya.

“Kemudian anggota bergerak menuju sasaran dan berhasil menemukan rumah pelaku, namun pelaku tidak berada dirumahnya,” ungkap Deki Marizaldi.

Selanjutnya pada pukul 22.45 Wita anggota mendapatkan informasi bahwa pelaku berada di rumah saudara kandungnya AB di Dusun Batunilamung, Desa Jojjolo, Kecamatan Bulukumpa.

“Selanjutnya anggota menuju ke TKP dan berhasil mengamankan pelaku penyebar kabar Hoax. Dari hasil introgasi awal pelaku mengakui perbuatannya, untuk itu sementara pelaku dibawah dan diamankan di Mako Polres Bulukumba guna pemeriksaan lebih lanjut,” jelas Deki Marizaldi.

Diketahui sebelumnya, warga di Kabupaten Bulukumba beberapa waktu lalu memang sempat dilanda panik hebat lantaran isu gempa dan tsunami yang dipastikan hoax seliweran di sosial media.

Bahkan Bupati Bulukumba, AM Sukri Sappewali juga dibuat geram oleh pelaku penyebar hoax tersebut, olehnya dirinya meminta untuk segera mencari pelaku hoax dan melaporkan ke pihak kepolisian dan mencari.

“Cari itu berita, dimana berita hp itu, dimana berita hoaxnya supaya nanti polisi yang lacak,” kata Bupati memerintahkan jajarannya melalui HT beberapa waktu lalu.

Loading...