Di Bulukumba, Pemerintah ajak Warga Tanam Pangan di Pekarangan Rumah

oleh
Pemkab Bulukumba ajak Warga Tanam Pangan di Pekarangan

BULUKUMBA – Dinas Ketahanan Pangan Pemkab Bulukumba mendorong masyarakat pedesaan untuk memanfaatkan lahan pekarangan rumah agar menghasilkan pangan. Lahan pekarangan rumah ditanami dengan jenis tanaman cabe, kangkung, paria, terong, serta tomat. Agar masyarakat bisa menanam tanaman pangan dengan benar, Dinas Tanaman Pangan Pemkab Bulukumba, melakukan pelatihan kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) di Lima di desa di Bulukumba.

Satu desa satu KWT. Sementara itu, Satu KWT beranggotakan 25 orang. Pelatihan yang melibatkan KWT merupakan bagian program pengembangan desa mandiri pangan. Tujuannya, menciptakan kemandirian pangan disetiap desa. “Di setiap desa dibentuk kebun bibit desa yang dikelolah KWT (kelompok wanita tani). Jenis tanaman pangan yang dikembangkan adalah cabe, kangkung, paria, terong, serta tomat,”kata Dani Susanto, Kepala Seksi Ketersediaan dan Kerawanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Bulukumba, Jumat 19 Oktober 2018.

Loading...

Dani Susanto, mengatakan tanaman pangan jenis cabe, kangkung, paria, terong, serta tomat, merupakan kebutuhan sehari-hari masyarakat. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, masyarakat tidak perlu membelinya. Cukup menanam sendiri dipekarangan rumah.

“inilah yang dimaksud dengan kemandirian pangan,”jelas Dani Susanto. Dinas Ketahanan Pangan juga melarang penggunaan pupuk pestisida. Mereka dianjurkan untuk menggunakan pupuk non pestisida. “tujuannya, agar pangan yang dihasilkan termasuk pangan sehat,”tambah Dani Susanto.

Pengembangan kemandirian pangan di Lima desa di Bulukumba meliputi; desa Caramming (kecamatan Bontotiro), kelurahan Kalumeme (kecamatan Ujungbulu), Jalanjang (kecamatan Gantarang), desa Bijawang (kecanatan Ujungloe), serta desa Orogading (kecamatan Kindang). Kepala Seksi Ketersediaan dan Kerawanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Bulukumba, Dani Susanto, mengatakan meski baru di Lima desa, kegiatan tersebut akan terus berlanjut. Harapannya, KWT yang sudah dilatih itu bisa menularkan kepada masyarakat lainnya. Masyarakat mau menanam pangan dipekarangan rumahnya.

Loading...