Polisikan Murid SD, Kepsek Bulukumba Ini Dikecam

BULUKUMBA, – Pemerhati Pendidikan Bulukumba, Ahmad Gazali mengecam sikap oknum kepala Sekolah yang melaporkan muridnya ke Polisi. Dia menilai kepsek seharusnya lebih bijak dan menyelesaikan masalah di lingkup sekolah saja.

Pelaporan polisi, kata Ahmad tidak sejalan dengan pendidikan di Indonesia yang harusnya mendidik dan membina. Ahmad meminta agar seluruh masyarakat, menghormati konfensi anak yang dilaksanakan di Jenewa, yang mengatur hak-hak dan perlindungan anak.

” Seharusnya ini diselesaikan di sekolah, bukan dengan cara dilaporkan di Polisi, itu bukan solusi, karena itu bisa menganggu psikologi anak, yang besarnya nanti ditakutkan muncul stigma yang membenarkan krimal dalam tindakan mereka,” kata Ahmad Gazali.

BACA JUGA:   Baju seragam SD wajib memiliki bendera merah-putih

Diberitakan sebelumnya, pihak sekolah melalui Kepala Sekolah (Kepsek) disalahsatu Sekolah Dasar (SD), di Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba, melaporkan beberapa muridnya ke Unit Pelayanan dan Anak (PPA), Satreskrim, Polres Bulukumba. Masalahnya gegara murid mereka nakal dan merusak fasilitas sekolah.

Pelaporan guru ke muridnya, itu kini viral dimediasi sosial, foto beberapa murid didampingi orang tua masing-masing yang diambil di depan unit PPA Polres Bulukumba, telah tersebar dibeberapa group WhatsApp dan Facebook.

Iklan Iklan

Pelaporan tersebut dibenarkan, Kasat Reskrim Polres Bulukumba, AKP Bery Juana Putra, yang mengaku pelaporan kepsek kepada siswanya dilakukan pada 4 Januari 2019 kemarin.

” Iya betul ada kepsek yang melaporkan siswanya, pada tanggal 4 Januari 2019, foto yang beredar adalah saat introgasi terlapor tentang pengerusakan yang dilakukan oleh murid salahsatu SD Negeri di Bulukumpa, ,” jelas AKP Bery.

BACA JUGA:   Hati-hati, Buku Penjaskes SD Berisi Muatan Porno Beredar

Proses pemeriksaan  beberapa murid tersebut, tambah Bery masih berlanjut hingga saat ini.

Sekolah Dasar

Penulis: 
    author

    Posting Terkait