Uninstall Heribertus

Gambar Gravatar
  • Whatsapp

JIKA sebuah negara ibarat komputer, laptop, atau android maka banyak program perangkat lunak yang telah diinstal ke dalamnya. Manakala salah satu instalan bermasalah, tidak dibutuhkan lagi, atau tidak pernah berguna, maka solusinya adalah melakukan uninstal. Tindakan uninstal adalah melepaskan instalan yang ada.

Sebagai contoh kasus, di komputer saya ada sebuah program bernama Heribertus yang kebetulan lagi bermasalah. Padahal saya sudah pasang sejak lima tahun silam. Sebenarnya selama ini Heribertus luput dari perhatian saya. Saya tidak menyadari sudah begitu banyak virus berbahaya menggerogoti komputer saya gara-gara Heribertus.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:   Konser Genjer-Genjer

Berbagai malware yang menyusup melalui Herbertus adalah jenis-jenis virus yang tidak bisa ditangani oleh anti virus yang biasa. Untuk memudahkan identifikasi, saya beri saja nama virus-virus itu seperti ini: one belt one road, lgbt, sekuler, syiah, komunis, intoleransi, persekusi, kriminalisasi, abujanda, desi, adearmando, faizalassegaf, boylapian, petugas partai, dan ngaciro.

Bahkan ada virus yang nampaknya bisa men-shutdown komputer. Saya teringat kejadian di berbagai tempat di dunia, ada beberapa negara yang mengalami shut down. Negara-negara yang bubar itu mati secara keseluruhan. Semua komponennya seperti RAM, Hardisk, Prosesor dan yang lainya dinonaktifkan karena aliran listrik terputus. Saya tidak ingin komputer saya mengalami nasib seperti mereka.

BACA JUGA:   Perang Total Versus Perang Badar

Ada banyak alasan untuk melenyapkan Heribertus. Selaku piranti lunak, dia adalah program paling terlemah di komputer saya. Dia tidak punya management crisis. S.J Venette dalam essay “Risk communication in a High Reliability Organization” menyatakan “crisis is a process of transformation where the old system can no longer be maintained”.

Sedangkan menurut J. Bundy dan M. Pfarrer, management crisis adalah “the process by which an organization deals with a disruptive and unexpected event that threatens to harm the organization or its stakeholders”.

Kemampuan minim management crisis, risk crisis, dan crisis leadership membahayakan stabilitas sosial. Dalam hal ini, Heribertus membahayakan komputer saya. Jika dianalogikan dengan negara Republik Sabun, infrastruktur dibanggakan tapi hasilnya nol besar. Dana haji, Dana BPJS semua dipakai. Hutang membengkak, BUMN merugi.(*)

BACA JUGA:   Sri Ayati, Chairil Anwar, Puisi, dan Radio

Pelajaran moral: yang berhak menginstal dan menguninstal adalah rakyat. #2019UninstallHeribertus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *