Hasil Survei PPPP, Prabowo Sandi Unggul 55 Persen

oleh

JAKARTA – Survei Precision Public Policy Polling (PPPP) Amerika merilis hasil surveinya terkait pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Indonesia pada 17 April 2019 mendatang. Survei ini menyebutkan capres 02 Prabowo Subianto unggul 55 persen ketimbang capres 01 Jokowi yang disebut survei ini memperoleh angka 39 persen.

Hasil survei ini disampaikan oleh Director of Operations of Precision Public Policy Polling (PPPP) Amerika, Jokovic Martinez melalui siaran pers yang diterima, Senin (8/4/2019) malam.

Jokovic Martinez menyebutkan salah satu indikator surveinya ialah menanyakan kepuasan masyarakat terhadap pemerintahan capres petahana Jokowi.”Dari 3.032 responden, sebanyak 58 persen menyatakan bahwa Indonesia sedang dikelola oleh pemerintahan Jokowi memburuk. Indonesia dianggap dalam ancaman hutang yang makin meningkat naik 69 persen menjadi Rp4.416 triliun pada 2014-2018,” ujarnya.

Dalam pertanyaan selanjutnya, apakah masyarakat menginginkan presiden baru untuk memimpin? Survei ini, dijelaskan Jokovic, sebanyak 54 persen responden menginginkan presiden baru. Sedangkan yang memilih jawaban akan kembali memilih Jokowi sebagai Presiden hanya 37 persen. Adapun sebanyak 9 persen responden tidak memberikan jawaban.

“Sebanyak 54 persen responden menganggap Jokowi tidak menjalankan pemerintahan dengan benar yang menghasilkan clean government dan banyak temuan bocornya uang negara yang digunakan untuk proyek proyek infrastruktur,” dia menjelaskan.

Kemudian, dalam survei ini Jokovic juga membuat pertanyaan simulasi pemilihan presiden jika digelar

Iklan
hari ini. Hasilnya, sebanyak 38 persen memilih nama Jokowi.

“Sementara yang memilih Prabowo sebanyak 40 persen. Dan ketika Nama pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin dan pasangan Prabowo-Sandi disodorkan pada 3.032 responden untuk dipilih dengan pertanyaan jika pemilihan presiden digelar hari ini siapa yang anda pilih? Maka jawaban responden sebanyak 36 persen memberikan suaranya pada Jokowi-Ma’ruf Amin dan sebanyak 51 persen memberikan suaranya pada Prabowo-Sandi,” dia mengungkapkan.

Sebanyak 13 persen responden mengaku masih belum memutuskan pilihan. Dari 13 persen yang belum memutuskan itu, Jokovic kembali mengklarifikasi apakah ada kemungkinan mereka memilih.

Saat kembali disodorkan pertanyaan yang sama, sebanyak 3 persen responden memastikan memilih Jokowi-Ma’ruf Amin, dan sebanyak 4 persen memilih Prabowo-Sandi, sementara 6 persen tetap tidak memutuskan untuk memilih.

Survei ini dilakukan melalui wawancara langsung yang dilakukan pada 22 Maret- 4 April 2019. Jumlah responden yang diambil yakni sebanyak 3.032 dari 800.091 TPS di 499 kabupaten/kota dari 349 provinsi.

Wawancara dipilih secara acak dan dilakukan melalui telepon menggunakan profesional-staf peneliti survei terlatih (agen langsung) dari pusat panggilan telepon Precision Public Policy Polling di Jakarta.

Proses jajak pendapat dimonitor secara ketat untuk memastikan sampel representatif dari pemilih terdaftar di pemilih Komisi Pemilihan Umum (KPU) tercapai berdasarkan partai, geografi, jenis kelamin, usia dan demografi lainnya. Margin of error survei ini +/- 1,78 persen dan tingkat kepercayaan yang mencapai 95 persen.

Iklan