Profil Syamsuddin Alimsyah, Balon Bupati di Pilkada Bulukumba 2020

Gambar Gravatar
  • Whatsapp

BULUKUMBA – Satu lagi putra terbaik Bulukumba yang disebut siap bertarung di Pilkada Bulukumba 2020. Dia adalah Syamsuddin Alimsyah, tokoh Sulsel yang tak lain adalah pendiri Lembaga Komite Pemantau Legislatif (KOPEL) Indonesia.

Sebuah lembaga yang diperhitungkan dalam kancah nasional. Sehari harinya dipanggil Pak Syam. Di kampung tempat kelahirannya dipanggil dengan nama “Ollang”.

Bacaan Lainnya

Dia adalah suami dari Anggota DPR – RI Andi Mariattang. Lahir di Bulukumba, 08 November 1975. Menyelesaikan pendidikan di Universitas Hasanuddin tahun 1999.

Mulai aktif di dunia NGO tahun 2000 dan menjadi pendiri Lembaga Komite Pemantau Legislatif (KOPEL) Indonesia. KOPEL adalah sebuah NGO yang focus melakukan pemantauan kinerja Pemerintahan di daerah. Sebelum di KOPEL, aktif bekerja sebagai jurnalis di Harian Bina Baru sekarang Berita Kota Makassar (PT Fajar Group) sejak tahun 1996-2003. Dia memiliki kontak jaringan yang luas di antara wartawan.

BACA JUGA:   Hasil Quick Count Pilkada Sulut, Medan, Kalteng dan Jambi Update di SCTV dan Indosiar

Berbekal sebagai wartawan, Syamsuddin tergolong aktif menulis opini tentang pemerintahan dan kebijakan publik dan narasumber baik di Media Nasional maupun lokal. Juga menulis buku-buku panduan terkait penguatan kapasitas DPRD dan Pendampingan Masyarakat Sipil.

Selama aktif di NGO, Syamsuddin cukup aktif mengadvokasi kebijakan yang focus memberi perlindungan bagi kelompok marginal, buruh, tani perempuan termasuk dengan masyarakat tergolong kurang beruntung. Tahun 2007-2008, menjadi leader inisiatif pembentukan ombudsman Kota Makassar yang menangani keluhan warga terhadap pelayanan publik.

Juga pendampingan beberapa daerah di Indonesia dalam membentuk Perda-Perda yang berkaitan dengan pelayanan publik.

Tahun 2011 – 2013 dalam rangka percepatan pencapaian MDGs di Indonesia yang menjadi program global negara-negara dunia ke tiga dalam penanggulangan kemiskinan dipercayakan sebagai penanggung jawab program KOPEL kerjasama Komisi Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunai Darussalam.

BACA JUGA:   Hasil Pilkada Sumbar Versi Real Count KPU, Irwan-Nasrul Menang

Sosok yang mendapat penghargaan Berita Kota Award tahun 2010 sebagai pejuang Transparansi di Sulawesi Selatan ini mendapat kepercayaan dari negara-negara sahabat atas dedikasinya membangun pemerintahan yang baik di Indonesia. Tahun 2002 atas undangan The Britis Council melakukan visitor Parlemen di London Inggris dan negara bagian Skotlandia.

Tahun 2012 sebagai peserta penyusunan Road Map program Uni Eropa untuk masyarakat sipil di Asia Tenggara yang diselenggarakan di Philipina.

Tahun 2015, menjadi Pelatih bagi Calon Pelatih Pendamping Desa yang difasilitasi oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. Di tahun yang sama, juga menjadi konsultan Pembelajaran dari Inovasi Perempuan Miskin untuk Penguatan Kebijakan Penanggulangan Kemiskinan oleh KGCK-MAMPU.

BACA JUGA:   Bacabup Ini Janjikan Keterbukaan Anggaran Dimulai Dari Rujab

Syamsuddin juga terlibat sebagai konsultan untuk penguatan kapasitas legislatif di beberapa lembaga Donor internasional seperti BASICS – DFTAD (2011-2015). DRSP-USAID (2011-2012) dan LGSP- USAID tahun 2009-2012. Serta penanggungjawab program kerja sama KOPEL dan Uni Eropa (2009 -2012 dan sebagai konsultan Kemitraan Jakarta dan menjadi inisiator pembentukan lembaga Ombudsman Daerah Kota Makassar 2007-2008.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *