RSUD Bulukumba Batal Turun Kelas, Tetap Bertipe B

BULUKUMBA, — Kabar gembira datang untuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Sulthan Daeng Radja kabupaten Bulukumba, pasca penilaian evaluasi rumah sakit yang dilakukan beberapa waktu lalu oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI). Saat itu RSUD turun dari tipe B menjadi tipe C membuat banyak kalangan menanggapi dan memberi komentar.

RSUD Andi Sulthan Daeng Radja adalah salah satu dari 615 rumah sakit secara nasional yang mengalami penurunan tipe atau kelas. Namun setelah pihak rumah sakit melayangkan surat sanggahan dan melakukan perbaikan data terhadap beberapa hal yang dinilai kurang, maka rekomendasi penilaian Kelas Rumah Sakit Hasil Penilaian Ulang Terhadap 615 Rumah Sakit dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan, Kemenkes RI, RSUD Andi Sulthan Daeng Radja berhasil mempertahankan statusnya menjadi tipe B.

Surat rekomendasi yang bernomor : YR. 05. 01/ III/3787/2019 yang dalam isi suratnya, tidak mencantumkan RSUD Bulukumba ke dalam 194 rumah sakit lain yang masih belum jelas statusnya. Artinya RSUD Andi Sulthan Daeng Radja Bulukumba, Sulawesi Selatan tetap menyandang status rumah sakit tipe B.

Informasi melalui rekomendasi ini disambut suka cita oleh petugas dan pegawai RSUD, tak terkecuali Direktur RSUD Bulukumba, dr. Abdur Rajab

“Alhamdulillah kita dapat mempertahankan RSUD dengan tipe B,” ungkapnya.

Abdur Rajab mengatakan, berstatus tetapnya RSUD

Iklan Iklan
Bulukumba pada tipe B, merupakan hasil dari kerja semua elemen dan semua pihak yang ada di rumah sakit, yakni seluruh pegawai, terutama pegawai yang tergabung dalam Tim Masa Sanggah yang telah bekerja siang dan malam untuk melengkapi segala kebutuhan dalam memaksimalkan masa sanggah yang hanya 28 hari.

Secara khusus, mantan Kepala Puskesma Caile ini menyampaikan terima kasih yang sebesar – besarnya kepada Bupati dan Wakil Bupati, serta pimpinan dan anggota DPRD, yang tak henti – hentinya memberikan suppor dan semangat kepada rumah sakit untuk terus berjuang dan mempertahankan tetap di tipe B.

“RSUD Bulukumba adalah rumah sakit ta’ semua. Terima kasih atas doa ta’ dan bantuan ta semua,” imbuh Rajab.

Sementara itu Bupati bersama Wakil Bupati mengaku bersyukur atas keberhasilan mempertahankan status tipe B. AM Sukri Sappewali mengaku memang optimis RSUD akan mempertahankan statusnya. Banyak kerugian jika rumah sakit tersebut turun status menjadi tipe C.

“Saya berharap jajaran RSUD harus terus berbenah, begitu juga kepada masyarakat Bulukumba untuk senantiasa memberikan dukungan agar rumah sakit kita ini semakin baik dalam memberikan pelayanan,” beber AM Sukri Sappewali.

Sebelumnya beberapa waktu yang lalu, jajaran manajemen dan Ketua Akreditasi RSUD bersama dengan Bupati dan DPRD melakukan koordinasi dengan Kementerian Kesehatan RI di Jakarta.

EDITOR: Arnas Amdas

RSUD Andi Sulthan Daerah Radja RSUD Bulukumba Batal Turun Kelas

Penulis: 
    author

    Posting Terkait