Polisi Akhirnya Bekuk Dua Anggota Gengster Penikam PKL di Lapangan Pemuda

BULUKUMBA — Tim Khusus (Timsus) Polres Bulukumba akhirnya meringkus dua gengster pelaku penikaman terhadap pedagang kaki lima (PKL) di area Lapangan Pemuda Bulukumba, Sabtu (07/09/2019) malam lalu.

Kedua pelaku yakni AL (Inisial), warga Jalan Cendana Kelurahan Caile Kecamatan Ujung Bulu Kabupaten Bulukumba dan IS (Inisial), warga Jalan KH. Agus Salim Lingkungan Pallatoae Kelurahan Kasimpureng Kecamatan Ujung Bulu Kabupaten Bulukumba.

Kasat Reskrim, Polres Bulukumba, AKP Bery Juana Putra mengatakan bahwa penangkapan pelaku dipimipin langsung oleh Aipda ashadi bersama Kanit Buser Aiptu Ardiman Yacob. Sekitar pukul 07.30 wita, Rabu (11/09/2019).

Keduanya saat ini masih menjalani proses pemeriksaan polisi untuk penyelidikan lebih lanjut.

“Kami akan berantas dan menindak tegas segala tindak kekerasan yang terjadi di wilayah hukum polres Bulukumba,” Ucap Kapolres Bulukumba AKBP Syamsu Ridwan.

Dari hasil intorgasi terhadap pelaku, pelaku mengaku melakukan penganiayaan tersebut karena tersinggung terhadap korban karena pada saat melintas di lapangan pemuda, korban menyiram air terhadap kedua pelaku.

Akibat penyiraman air tesebut pelaku langsung menusuk korban dengan sebilah badik dibagian lengan serta pinggang korban yang mengakibatkan luka tusuk dan robek pada bagian tubuh kedua korban.

“Korban Sulfahmi Mengalami luka tusuk pada pinggang sebelah kanan dan Andi Indra Purwanti Mengalami luka tusuk pada lengan tangan sebelah kiri dan

Iklan Iklan
Luka tusuk pada pinggang sebelah kiri,” ungkapnya.

Syamsu menegaskan kedua pelaku ini terancam dikenakan pasal 170 (1) sub 351 (1) KUHP dengan ancaman pidana penjara maksimum 5 (lima) tahun 6 (enam) bulan.

Terkait pemberitaan di media sosial yang viral bahwa pelaku penyerangan berjumlah 30 orang namun berdasarkan hasil pemeriksaan kedua pelaku mengaku hanya dua orang dan yang lainnya itu hanya kebetulan bersama pelaku dan tidak saling mengenal.

“Pelaku penganiayaan hanya dua orang dan yang lainnya hanya kebetulan bersama pelaku serta tidak saling mengenal, mengingat pelaku melakukan balapan liar,” terang Syamsu Ridwan.

Selain mengamankan pelaku, polisi juga mengamankan beberapa barang bukti, seperti badik, busur panah dan juga taji.

Sementara itu, dari pihak keluarga korban berharap kepada pihak kepolisian agar tetap bekerja maksimal mengungkap dan menangkap pelaku lainnya.

Meski sudah ada dua pelaku yang diamankan, namun pihak keluarga korban tetap meminta kepolisian menuntaskan kasus ini, agar apa yang menjadi kekhawatiran di masyarakat hilang. Dan kedua pelaku yang tertangkap agar dihukum sesuai perbuatan yang mereka lakukan tanpa pandang bulu.

“Mereka ini kategori pelaku tindak kriminal berat, maka kami minta dihukum seberat-beratnya sesuai apa yang mereka perbuat. Dan pelaku lainnya juga harus ditangkap agar masyarakat tenang,” terang kakak salah satu korban.

Gengster Bulukumba Polres Bulukumba

Penulis: 
    author

    Posting Terkait