Empat Piala Nasional Diarak di Kota Bulukumba

Gambar Gravatar
  • Whatsapp

BULUKUMBA,BB – Tahun 2013 ini Kabupaten Bulukumba, Sulsel menyabet empat penghargaan bergengsi tingkat nasional.

Keberhasilan tersebut dirayakan dengan pesta arak-arakan sekita 500 kendaraan melalui sejumlah ruas jalan di daerah yang terkenal dengan pembuat perahu Pinisi tersebut, Rabu 26 Juni 2013.

Bacaan Lainnya

Selain warga, sejumlah pegawai hingga petugas kebersihan turut mengarak penghargaan nasional itu.

Penghargaan yang diraih adalah Piala Adipura, Piala Adiwiyata Mandiri kepada dua sekolah (SMA Negeri 12 Bulukumba dan MTs Negeri 410 Tanete), penghargaan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap Laporan Keuangan Pemkab Bulukumba tahun 2012 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulsel dan penghargaan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Terbaik tahun 2012 dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara.

BACA JUGA:   Pinrang Raih Piala Adipura dan Terminal Terbaik
Petugas kebersihan turut mengarak Adipura 2013 Bulukumba
Petugas kebersihan turut mengarak Adipura 2013 Bulukumba

Arak-arakan dimeriahkan dengan drum band dari anak-anak sekolah dasar.
“Saya mengucapkan selamat kepada Pemkab Bulukumba atas prestasi yang telah diraih. Ini merupakan bukti adanya peningkatan kualitas dalam pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Bulukumba,”kata Andi Hasbi Nur, Kepala Badan Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Selatan, saat memberikan sambutan mewakili Gubernur Sulsel.

Bupati Bulukumba Zainuddin Hasan mengatakan bahwa acara arak-arakan ini dimaksudkan untuk menyampaikan kepada warga masyarakat atas hasil pekerjaan yang telah dilakukan selama ini. “Penghargaan ini hendaknya kita syukuri dan menjadi motivasi untuk bekerja lebih baik lagi dan mencintai kebersihan lingkungan” ujar Zainuddin sesaat sebelum melepas peserta arak-arakan.

Rute arak-arakan, dimulai dari Lapangan Pemuda lalu masuk ke jalan Jenderal Sudirman, terus jalan Bungtomo-jalan Kusuma Bangsa-Jalan Samratulangi (depan Pasar Sentral)-Jalan Lanto Daeng Pasewang-Jalan AP Pettarani-Ir Sukarno (depan STKIP Muhammadiyah)-jalan KH Agus Salim -Kampung Nipa-Depan Masjid Babul Khaer-Pantai Merpati, lalu ke jalan Wahidin-jalan Matahari-jalan Srikaya-jalan Rambutan-jalan Panjaitan, terus pinis kembali di Lapangan Pemuda.

BACA JUGA:   MTsN 410 Tanete dan SMAN 12 Raih Sekolah Adiwiyata

Laporan: cr11/SP