Mengintip Pembukaan Festival Pinisi ke 10 di Lapangan Pemuda, Apakah Meriah?

BULUKUMBA — Ribuan orang memadati lapangan Pemuda Kabupaten Bulukumba untuk menyaksikan seremoni pembukaan Festival Pinisi ke 10 tahun 2019, Rabu (11/09/2019).

Kegiatan yang mulai masuk pada 100 Wonderful Events Kementerian Pariwisata RI di tahun lalu ini dibuka oleh Koordinator Tim Calendar of Events (CoE) Kementerian Pariwisata, Raseno Arya, yang di dampingi Bupati Bulukumba, AM Sukri Sappewali dan Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan,  Dr. Abdul Hayat.

Bupati AM Sukri Sappewali dalam sambutannya mengatakan, dengan masuknya Festival Pinisi dalam 100 Wonderful Events 2019 Kementerian Pariwisata, telah membuktikan bahwa segala upaya bersama dalam memajukan sektor pariwisata Bulukumba mendapat respon yang sangat baik dari Pemerintah Pusat.

BACA JUGA:   Real Count Sementara KPU, ST15 33 Persen, Andalanta 26%

“Tentunya, capaian ini harus kita pertahankan, sambil senantiasa mengevaluasi berbagai kelemahan-kelemahan dalam menggelar berbagai rangkaian kegiatan untuk semakin disempurnakan pada kegiatan-kegiatan selanjutnya,” katanya.

Dari berbagai rangkaian Festival Pinisi ini, lanjut Bupati dua periode itu akan menampilkan berbagai kegiatan budaya, sebagai bentuk menapak tilas potensi alam dan kebudayaan yang dimiliki Bulukumba.

“Tujuan dari kegiatan ini tentunya untuk melestarikan sekaligus  memperkenalkan keanekaragaman budaya yang ada di Bulukumba kepada masyarakat nusantara dan mancanegara, serta untuk  mengokohkan Bulukumba sebagai salah satu destinasi wisata utama di Kawasan Timur Indonesia (KTI),” harapnya.

Sementara itu, Raseno Arya menyampaikan rasa salut dengan banyaknya penonton yang hadir di pembukaan Festival Pinisi yang digelar di pusat kota Bulukumba. “Luar biasa. Saya sering ikut event, tapi ini kayaknya yang paling banyak penontonnya,” puji Raseno.

Iklan Iklan

Raseno sangat mengapresiasi kegiatan tersebut, Festival Pinisi sudah dilaksanakan untuk yang ke 10 kalinya dan masuk dalam Calendar of Events 2019. Ia berharap kegiatan ini kembali masuk pada tahun 2020.

BACA JUGA:   Wawancara singkat dengan Acram Mappaona Azis

Dikatakannya, ketika semakin banyak orang berkunjung ke Bulukumba, maka semakin tinggi pendapatan devisa yang didapatkan daerah. Dan sepertinya di Bulukumba, tambah Raseno semuanya sudah ada, tinggal perlu dikembangkan, dan tingkatkan pelaksanaan berbagai rangkaian eventnya.

“Mungkin tiap bulan ada event wisata yang dilaksanakan dengan mengangkat budaya lokal dan makanan di daerah ini yang didukung dengan ekonomi kreatif,” bebernya.

Beberapa rangkaian kegiatan Festival Pinisi yang telah berlalu seperti, Bira Sunset Run, Festival Dato Tiro, Senandung Kopi Kahayya, Festival Laonruma, dan Festival Samindara.

Adapun kegiatan yang akan digelar pasca seremoni pembukaan adalah Pinisi Expo di lapangan Pemuda sampai tanggal 14 September, Karnaval Pakaian Hitam pada Kamis 12 September pukul 13.30 di lapangan Pemuda, Annyorong Lopi pada Jumat 13 September pukul 13.00 di Bontobahari, Ritual Adat Andingingi Kajang Sabtu, 14 September pukul 09.00 di Desa Tanatoa Kajang dan malamnya dilanjutkan dengan penutupan Festival Pinisi di kawasan Wisata Tanjung Bira yang akan dihibur artis ibukota.

BACA JUGA:   Ini Pemenang Duta Wisata Bulukumba 2018

Bulukumba Festival Pinisi 10

Penulis: 
author

Posting Terkait