Bupati Canangkan Sembilan Desa Organik

Gambar Gravatar
  • Whatsapp
BERITABULUKUMBA.COM — Untuk mewujudkan pertanian pangan berkelanjutan, maka dilakukan upaya pengembangan desa pertanian organik dengan melibatkan kelompok tani atau gabungan kelompok tani. Olehnya itu Pemerintah Kabupaten Bulukumba melalui Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan menginisiasi terbentuknya Desa Organik sebagai desa yang menerapkan kegiatan budidaya pertanian yang ramah lingkungan, serta menghasilkan komoditas pertanian yang berkualitas dan aman dikonsumsi oleh masyarakat. Sebagai langkah awal, Bupati Bulukumba menetapkan dan mencanangkan sembilan desa sebagai Desa Organik. Bertempat di Desa Salassae, yang ditandai dengan pemukulan gong dan pembagian Surat Keputusan Bupati tentang Penetapan Desa Organik, AM Sukri Sappewali mencanangkan Desa Organik tersebut yang terdiri dari Desa Salassae, Lonrong, Bontonyeleng, Tamaona, Bajiminasa, Tugondeng, Buhung Bundang, Bontobiraeng dan Kambuno.
BACA JUGA:   Pemkab Wajib Siapkan Anggaran Untuk Penyandang Disabilitas
Kepala Dinas Tanaman Pangan Ir Harun dalam pengantarnya mengungkapkan bahwa Desa Organik yang ditandai dengan penggunaan pupuk organik dapat meningkatkan produksi pertanian dan menghemat biaya produksi. Pupuk organik, tambah Harun dapat mengembalikan unsur hara dan memperbaiki struktur tanah sehingga dapat menyuburkan tanah. Dikatakannya, nilai subsidi pupuk kimia yang masuk di Bulukumba sekitar 90 miliar rupiah pertahunnya, sehingga jika nantinya pupuk kimia ini dicabut subsidinya maka para petani akan kewalahan mengelola lahan pertaniannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *