Berebut Rekomendasi Nasdem: Tingkat Penerimaan Masyarakat ke Pipink Beda Tipis Dengan Tomy

Salah satu kriteria pendaftaran yang menjadi syarat di Nasdem adalah figur yang memiliki popularitas tinggi

BERITABULUKUMBA.COM — Sejumlah kader partai Nasdem saat ini bersaing berebut dukungan rekomendasi partai sebagai syarat pencalonan pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) Bulukumba 2020 mendatang.

Saat ini Nasdem memiliki 5 kursi di DPRD Bulukumba. Sisa membangun koalisi dengan partai lain untuk mencukupi 8 kursi sebagai syarat untuk menjadi kontestan di Pilkada mendatang

Diantara para kader tersebut, dua nama saat ini paling gencar dibicarakan yakni, Tomy Satria Yulianto (Tomy) yang merupakan ketua DPD Nasdem Bulukumba dan Arum Spink (Pipink), pengurus DPW Nasdem Sulsel.

Gencarnya nama mereka diperbincangkan lantaran keduanya tembus dalam Top Survei dua lembaga yang melakukan survei beberapa waktu lalu.

Survei Lembaga Kerja Penelitian Publik (LKPP) menyebutkan Tomy dan Pipink beserta nama lainnya masuk dalam 10 Besar figur yang memiliki popularitas tinggi.

• Andi Hamzah Pangki (Ketua Golkar/Legislator DPRD 3 Periode),
•Askar HL (Ketua PPP/Calon Bupati Pilkada 2015),
• Abdul Kahar Muslim (Politisi PKS/Calon Bupati Pilkada 2015), 
• Andi Edy Manaf (Legislator Sulsel PAN/ Calon Wakil Bupati Pilkada 2015),
• Andi Zulkarnain Pangki (Ketua PAN),
• Andi Cawa Miri (Mantan Pejabat),
• Arum Spink (Legislator Sulsel NasDem),
• Andi Mahfud (Tokoh Masyarakat),
• Syahruni Haris (Ketua Gerindra), dan
• Tomy Satria Yulianto (Wakil Bupati Saat ini).

Persentase perolehan angka, LKPP belum bersedia membeberkannya. Nama hanya di ranking berdasarkan abjad.

BACA JUGA:   Seriusi Pilkada, Juharta Taiyeb Jadi Peserta Pertama Mendaftar di Partai

Namun keunggulan Tomy yang saat ini merupakan wakil bupati harus diakui karena menanggalkan rekannya di Nasdem tersebut dan masuk ke 3 besar Top Of Mind survei yang hanya bersaing dengan 2 ketua partai lainnya, Askar HL (Ketua PPP) dan Andi Hamzah Pangki (Ketua Golkar).

“Untuk Popularitas, nama ini tidak terpaut terlalu jauh, namun untuk elektabilitas persentase perbedaannya cukup siginifikan,” ucap Andi Sri Wulandari, Direktur Peneliti LKPP belum lama ini.

Survei LKPP dilakukan dalam kurun waktu 1 sampai 7 September 2019 pada 440 orang sampel menggunakan metode Multistage Random Sampling dengan margin of eror sebesar 5 persen dan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen. Dari 10 kecamatan yang ada di Bulukumba terpilih 44 desa untuk dilakukan survei berdasarkan metode perhitungan ilmiah.

Sedangkan survei Media Research Indonesia (MRI) terbagi 3 kategori, Popularitas, Akseptabilitas, sampai ke Elektabilitas.

Untuk Popularitas tingkat pengenalan, Pipink terpaut 4 persen dari Tomy diantara nama lainnya.

•Askar HL: 80,2 persen
•Tomy Satria Yulianto: 74,3 persen
•Edy Manaf: 72,7 persen
•Arum Spink: 70,2 persen
•Andi Hamzah Pangki: 56,4 persen

Iklan Iklan

MRI mengacu pada pertanyan, perkenalan kepada kandidat

Secara Akseptabilitas atau penerimaan masyarakat, nama Tomy yang berada urutan pertama beda tipis dari Pipink yang berada diurutan kedua. Hanya selisih 1 persen.

•Tomy Satria Yulianto: 81,7 persen
•Arum Spink: 80,6 Persen
•Edy Manaf: 78,8 Persen
•Askar HL: 78,2 persen
•Andi Hamzah Pangky: 76,6 persen.

“Dalam survei Elektabilitas hanya ada 3 kandidat calon bupati yang mendapat persentase dua digit, yaitu;
Askar HL 18.6 persen,
Tomy Satria Yulianto 16.4 persen, dan
Arum Spink 10.2 persen dalam simulasi 19 nama kandidat,” jelas Akmal Arsaf, direktur MRI dalam press rilisnya belum lama ini.

Survei MRI dilaksanakan pada 26 hingga 29 Agustus 2019 menggunakan metode Multistage Random Sampling dengan jumlah 440 responden, margin of error 4,8 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Adapun prosedur penarikan sampel adalah Multistage Random Sampling dengan stratifikasi dan tingkatan cluster

Menanggapi hasil survei dua lembaga itu, Arum Spink mengapresiasi masyarakat yang memberi support terhadapnya.

BACA JUGA:   Pendaftaran PAN Syaratkan Bakal Calon Umumkan Harta Kekayaan dan Bebas Pailit ke Masyarakat

Menurutnya, harapan masyarakat tersebut merupakan penyemangat untuk kembali Bulukumba dalam pengabdian berbeda.

“Tentu saya mengapresiasi opini sebagian masyarakat yang terpotret dalam survey tersebut. Saya memandangnya sebagai support dan harapan kepada saya untuk kembali ke Bulukumba dalam pengabdian di Eksekutif,” ujar Legislator sulsel dua periode itu kepada Beritabulukumba.com, Rabu (02/10/2019).

Pipink optimis potret tersebut akan menyemangati dirinya sekaligus menentukan seperti apa langkah-langkah yang akan dilakukan dalam menghadapi konstestasi 2020.

“Survey yang dilansir ini adalah peta strategis. Durasi waktu setahun hingga pemilihan adalah waktu yang cukup untuk memenangkan pertarungan,” jelasnya optimis.

Beda orang beda gaya menanggapi. Jika Arum Spink menanggapi optimis beda halnya dengan gaya Tomy Satria yang menyatakan perjalanan Pilkada masih panjang.

BACA JUGA:   Disaksikan Bupati, Andi Puli Sultan Puji Kesederhanaan Tomy Satria

“Sebuah kehormatan bagi saya di apresiasi oleh masyarakat yang dipotret oleh lembaga survei yang ada. Terima kasih ke masyarakat yang memberikan penilaian baik,” ujar Tomy.

“Namun demikian ini tidak boleh membuat kita jumawa, proses pilkada masih panjang, kerja keras dan kerja cerdas tetap harus dilakukan untuk meyakinkan masyarakat. Semoga proses demokrasi bisa berjalan dengan baik dan berlangsung damai serta berkualitas. Masyarakat betul betul dapat menenentukan pilihan sesuai dengan hati nuraninya,” tutup Tomy.

Arum Spink Berebut Rekomendasi NasDem Pilkada Bulukumba 2020 Tomy Satria Yulianto

Penulis: 
author

Posting Terkait