Gunakan Konsep Modern, Penjaringan Calon Bupati PKB Dinilai Langsung Masyarakat

oleh

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Bulukumba telah mengumumkan jadwal penjaringan calon bupati yang di mulai 7 sampai 30 Oktober 2019. Terbuka untuk umum.

BERITABULUKUMBA.COM — Penjaringan calon kepala daerah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tak kalah menariknya untuk diikuti. Mengusung konsep keterbukaan nan modern, bakal calon yang mendaftar di PKB akan disaksikan langsung masyarakat.

Pendaftaran akan dibuka mulai Tanggal 7 sampai 30 Oktober.
Untuk sesi pengambilan formulir dimulai di 7 hingga 14 Oktober.
Dan sesi pengembalian 17 sampai 30 Oktober. Penjaringan tersebut bersifat umum atau terbuka bagi siapa saja putra-putri daerah yang memiliki niatan menjadi Bupati dan membangun Bulukumba.

Ketua DPC PKB Bulukumba, Fahidin HDK, mengungkapkan dalam pengembalian formulir nantinya, bakal calon akan langsung menyampaikan visi-misi nya dan diliput media serta didengarkan langsung oleh publik melalui Radio Cempaka Asri (RCA) yang bekerjasama dengan PKB.

“Konsep PKB, harus mengusung yang dikenal dan mengenal masyarakat Bulukumba, itu satu. Yang kedua partai itu adalah pilar demokrasi pertama, kita tidak ingin lagi ada masyarakat yang memilih karena uang. Sekarang kita perlihatkan melalui publikasi ke masyarakat ini visi misi mereka, silahkan dinilai,” ungkap Fahidin, Jumat (04/10/2019).

Selain itu, ketua Fraksi PKB ini juga akan mengundang beberapa masyarakat dan tokoh pemuda untuk menyaksikan langsung pemaparan bakal calon.

Kotak saran juga dipersiapkan PKB dan mengajak masyarakat berpartisipasi. Tim desk Pilkada yang akan menilai masukan masyarakat baik secara subjektif dan objektif.

“Semua fasilitas sosmed juga akan kita pakai untuk publikasi. Kami tidak boleh menutup ruang bagi putra-putri terbaik Bulukumba untuk datang ke PKB mendaftar dan memaparkan visi-misinya,” tambahnya.

Untuk teknis dalam pemaparan visi misi bakal calon, tidak akan ada tanya jawab. Bakal calon hanya akan diberi kesempatan memaparkan visi misi nya.

“Sesi pertanyaan mungkin terbatas, kita buka 1 sampai 2 saja karena kita masih ada fit and proper test oleh partai namun sifatnya tertutup. apakah akan menggunakan akademisi, atau orang pemerintahan nanti kita lihat,” ujar Fahidin menambahkan.

Terkait formulir pendaftaran di PKB menggunakan format biasa, namun bakal calon akan diminta kesiapan untuk disurvei.

“Itu cara PKB menjaring calon. Kita harus percaya survei karena itu adalah kekuatan menguji sejauh mana bakal calon itu dikenal masyarakat,” ucap Fahidin.

Adapun Kriteria calon PKB menurut anggota DPRD dua periode ini adalah Figur yang dekat dengan tokoh NU. Minimal bakal calon soan atau minta restu dari tokoh-tokoh NU, pasalnya Fahidin optimis akan menang jika NU solid mendukung.

“Itu tidak harus juga tapi PKB berharap dan mendorong untuk figur melakukan komunikasi ke tokoh dan ulama NU. Kita tidak ingin mendorong figur calon tapi NU tidak suka. sehingga secara moral bisa membantu pemenangan nanti,” Pintanya.

Untuk kader sendiri, PKB tetap akan mendorong kader untuk mendaftar.

“Tapi kalau ada yang lebih baik dari saya, ada yang punya peluang lebih dari saya, silahkan kita buka ruang selebar mungkin sepanjang syarat-syarat untuk mensejahterakan masyarakat Bulukumba itu terpenuhi,” tandas Fahidin.

Diketahui, saat ini PKB memiliki modal 4 kursi di DPRD. PKB harus membangun koalisi dengan partai lain untuk mencukupkan 8 kursi sebagai syarat agar lolos berkompetisi dalam Pilkada.

Iklan