Demo di DPRD, PHL: Lonsum Lecehkan Pemerintah Bulukumba Selama Ini

BERITABULUKUMBA.COM — Puluhan Pekerja Harian Lepas (PHL) PT. Lonsum Bulukumba kembali menggelar aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Kabupaten Bulukumba, Kamis (3/9/2019).

Demonstran menuntut PT. Lonsum di Bulukumba, yang dinilai semena-mena mengeluarkan kebijakan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) secara sepihak terhadap PHL PT. Lonsum di dua Estate yaitu Balambessie dan Pa’langisang.

Keputusan ini dianggap merugikan dan menghilangkan mata pencaharian yang selama ini menggantungkan hidupnya selama belasan tahun sebagai karyawan di PT. Lonsum.

“Kami menolak pengalihan pekerja dari proporsi ke sistem borongan (Kontraktor) karena itu bertentangan dengan Undang-undang dan menghilangkan status kami sebagi pekerja Lonsum. Kami juga mendesak pihak perusahaan agar mengembalikan uang yang telah dipotong dari gaji kami sejak Desember 2017 sampai sekarang dengan alasan mendaftarkan kami sebagai peserta BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan namun sampai saat ini kami pekerja tidak mendapat kartu kepesertaan,” Ujar Lukman, Koordinator Aksi.

BACA JUGA:   Kebakaran di Borong Rappoa Hanguskan Satu Rumah Berisi Cengkeh Kering

Bahkan, PT. Lonsum dinilai telah melecehkan Pemerintah di Bulukumba saat ini yang tidak mempedulikan surat dan komitmen yang telah ditandatangani oleh pemerintah Bulukumba.

“Olehnya kami menolak keras keberadaan Manager Balombessie Estate, Hot Maruli dan Manager Palangisang Osten Panjaitan serta Rusli, SH Humas PT. Lonsum area Jawa-Sulawesi, karena mereka kerap kali mengambil kebijakan yang merugikan pekerja. PT. Lonsum ini telah melecehkan Pemda yang tidak mempedulikan kesepakatan selama ini,” Tegas Lukman.

Iklan Iklan

Aspirasi PHL diterima oleh Ketua DPRD Bulukumba, H Rijal didampingi sejumlah legislator lainnya. H. Rijal mengaku siap menampung aspirasi dan menindak lanjuti ke Pemda Bulukumba.

Ia juga mengaku akan segera melakukan rapat koordinasi dengan menghadirkan sejumlah pihak dalam waktu dekat ini.

BACA JUGA:   Ganti Kuasa Hukum, Pemohon PHP Kada Bulukumba di MK Ditegur

” Jadi kami meminta kepada para PHL untuk menyampaikan identitas PHL yang sebanyak 350 orang. Ini menjadi acuan dan bahan untuk disampaikan,” Jelasnya.

Diakhir, pihak demonstran meminta Dprd untuk menggelar rapat saat direksi PT. Lonsum pusat hadir, selaku penentu kebijakan selama ini.

Bulukumba Karyawan PT. Lonsum dipecat Unjuk Rasa

Penulis: 
    author

    Posting Terkait