Lanjutkan Pengabdian, Gerindra Sebut Kemungkinan Rekomendasi Kembali ke Tomy Satria

BERITABULUKUMBA.COM — DPC Partai Gerindra Bulukumba mengungkapkan kemungkinan rekomendasi partai Gerindra kembali ke Tomy Satria Yulianto, Wakil Bupati Bulukumba.

Hal itu dikatakan langsung ketua DPC Gerindra Bulukumba, Syahruni Haris dihadapan Tomy usai menjalani Fit And Propertest sebagai petarung ke sepuluh yang diundang Desk Pilkada Gerindra Bulukumba, Sabtu 26 Oktober 2019.

Sebagai mana diketahui, Partai besutan Prabowo Subianto ini merupakan salah satu partai pengusung yang menghantarkan Tomy, (Wakil Bupati) dan AM. Sukri Sappewali (Bupati) sebagai pemenang pada Pilkada Bulukumba 2015 lalu.

“Siapapun yang mendapat rekomendasi partai Gerindra, apakah pak Tomy atau siapa saja, maka dari itu bagi kami adalah suatu amanah, sesuatu yang harus dilaksanakan untuk manatap masa depan kabupaten Bulukumba ini jauh lebih baik,” ujar Syahruni.

Mereduksi apa yang menjadi pesan Prabowo Subianto, sambungnya bahwa pemimpin yang besar adalah pemimpin yang mampu melupakan masa lalu dan menatap masa depan.

“Oleh karena itu kedepan kita berharap bahwa pemimpin yang lahir dari partai Gerindra adalah pemimpin yang punya visi besar. Dan saya melihat visi besar itu ada dalam diri saudara saya Tomy Satria Yulianto,” tambah Syahruni.

Sementara, Tomy Satria Yulianto sendiri ketika ditanya soal visi-misi yang akan dibawanya dalam membangun Bulukumba kedepan memiliki konsep baru atau melanjutkan yang belum terlaksana.

Sebagai wakil Bupati saat ini, ia menegaskan ingin melanjutkan pengabdian

Iklan Iklan
lewat program pembangunan berkelanjutan. Dirinya berkomitmen berpijak pada blue print yang sudah disusun sebelumnya bersama Bupati Bulukumba, AM. Sukri Sappewali.

“Kabupaten Bulukumba ini memiliki RPJMD. Siapa pun rezim, siapa pun Bupati terpilih di 2021-2025 itu juga tidak boleh meninggalkan program sebelumnya yang sudah ada. Yang jelas bahwa pemerintahan ini tidak boleh terlepas pemerintahan yang akan datang,” kata Tomy.

Pria berkacamata ini memberi suatu contoh, pernah dikritik ketika menyampaikan satu ulasan bahwa pemerintahannya punya komitmen untuk membayar piutang PIP pemerintahan sebelumnya.

“Apa yang salah? itu merupakan suatu kontinuitas pemerintahan yang berjarak, demikian pula pemerintahan yang akan datang pasti akan melanjutkan beberapa tahapan, program-program strategis yang ada saat ini,” ungkap Tomy.

Kemudian, pejabat ketua NasDem Bulukumba ini juga menggambarkan pemerintahan saat ini tidak akan pernah menyelesaikan pembangunan Bandara di Bonto Bahari, karena dibutuhkan rentetan waktu untuk penyelesaiannya.

“Belum menyiapkan lahan, setelah itu disusun uji prinsipnya dari kementerian perhubungan dan pariwisata pasti dua tiga tahun kedepan baru bisa dioperasionalkan. Pertanyaannya kemudian masa kita tidak akan lanjutkan hal-hal baik yang sudah dibangun pada pemerintahan sebelumnya,” tuturnya.

“Tadi DPC Partai Gerindra memberikan masukan, memberikan kritikan, karena bagi saya visi-misi yang saya tawarkan ke partai Gerindra adalah dokumen hidup yang bisa disempurnakan,” tandas Tomy.

Pilkada Bulukumba 2020 Tomy Satria Yulianto

Penulis: 
author

Posting Terkait