Jelang Pilkada, Tiga Ketua Partai Kompak Tak Akan Beri Ruang ‘Penebang’ Demokrasi

BERITABULUKUMBA.COM — Partai Gerindra, PKB, dan Golkar Bulukumba kompak tak akan memberi ruang siapa pun orang yang jadi ‘penebang’ proses demokrasi menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) Bulukumba 2020 mendatang.

Pernyataan itu diungkapkan langsung ketua dari tiga partai politik ini dengan membangun kesepahaman yang dikemas dalam silaturahmi di kantor DPD II Golkar Bulukumba, Jl. Jenderal Sudirman, Rabu 3 Oktober 2019.

Menurut mereka, ‘penebang’ proses demokrasi biasanya muncul mendekati Pilkada.

Yang dimaksudkan ‘penebang’ demokrasi, kata ketua PKB Bulukumba Fahidin HDK adalah orang yang tak pernah mengikuti proses atau segala tahapan Pilkada baik mendaftarkan diri di partai, hanya menunggu ditikungan kemudian menyalip figur yang mengkuti proses penjaringan partai.

“Kita tidak ingin ada proses yang cacat. Kan didzalimi lah proses ini kalau tiba-tiba ada yang potong diatas. Jangan didukung orang-orang seperti itu,” ujar Fahidin, diaminkan ketua Gerindra dan Golkar.

Fahidin juga mengajak, sebagai putra/putri tangguh daerah yang berniat baik harus memberikan contoh dengan mengikuti segala mekanisme proses serta tahapan yang ada di Partai.

“Jadi pertemuan ini bukan membahas soal paket memaketkan Bupati dan Wakil Bupati. Salah satu tujuan silaturahmi ini untuk menangkal yang begitu juga (penebang demokrasi),” jelasnya.

“Saya kira dengan kesepakatan yang ada dalam silaturahmi ini para pengurus pusat masing-masing

Iklan Iklan
partai pasti menyetujui dan mensupport,” cetus Fahidin.

Selain membahas hal tersebut, ketua partai Gerindra Bulukumba, Syahruni Haris selaku inisiator pertemuan itu juga mengharapkan agar komunikasi intens dibangun para elit parpol jelang Pilkada kedepan.

Menurutnya itu penting terbangun sejak dini, apalagi jika nantinya berkoalisi. Seandainya juga berlawanan, konteksnya tidak akan terlalu bergesekan lantaran telah ada komunikasi intens yang dibangun sebelumnya.

“Intinya kita saling menyejukkan menuju kontestasi politik. Kita bersungguh-sungguh memenangkan calon. Dipihak lain juga bersungguh-sungguh, tapi untuk saling menjatuhkan itu bisa dihindari. Kita ingin memperlihatkan proses politik yang baik untuk masyarakat di Pilkada nanti,” kata Syahruni.

Sedangkan Andi Hamzah Pangki, ketua Partai Golkar Bulukumba mengajak elit parpol lainnya untuk sama-sama membangun komunikasi diawal sebelum kontestasi politik lima tahun itu.

“Intinya kita mengajak elit-elit partai kita ini untuk membangun komitmen dan komunikasi awal agar nantinya jika berlawanan koalisi, komunikasi akan tetap intens terjadi dalam memenangkan masing-masing calon,” tutupnya.

Sejauh ini diketahui tiga parpol tersebut, Gerindra, PKB, dan Golkar memang telah melakukan proses penjaringan bakal calon Bupati untuk diusung pada Pilkada Bulukumba 2020 mendatang.

Tiga partai tersebut saat ini telah memasuki tahapan uji kelayakan atau Fit and Propertest bakal calon.

Pilkada Bulukumba 2020

Penulis: 
author

Posting Terkait