Berpaket dengan Prof Akbar Silo di Pilkada Selayar? Ini Sosok Daeng Marowa

oleh

SELAYAR – Konstalasi politik di Kepulauan Selayar bergerak dinamis jelang Pilkada serentak 2020 mendatang. Perhatian publik tidak hanya tertuju pada Bakal Calon Bupati yang akan bertarung pada agenda politik lima tahunan itu, namun juga pada beberapa figur bakal calon wakil bupati yang namanya mulai mencuat. Salah satunya adalah Daeng Marowa, Presiden Direktur PT. Prime Strategy Indonesia, sebuah perusahaan multinasional yang berafiliasi ke Jepang.

Daeng Marowa yang juga Sekjen Persatuan Masyarakat Selayar ( Permas ) wilayah Jakarta dan Jawa Barat, sejatinya bukanlah sosok yang lekat dengan aktivitas politik. Namun dalam beberapa waktu terakhir, sosoknya mulai disebut-sebut sebagai figur yang akan berpasangan dengan Prof Akbar Silo, Kandidat kuat penantang petahana di Bumi Tanadoang.

Bakal Calon Bupati Kepulauan Selayar Prof Akbar Silo, membenarkan masuknya nama tamatan SMA Negeri 1 Benteng itu sebagai calon pendampingnya menghadapi Pilkada 2020 mendatang. “Saat ini belum ada kandidat yang betul-betul defenitif dan Daeng Marowa masuk radar tim kita,” Ucapnya, Selasa ( 12/11/2019 ).

Pada kesempatan berbeda, Daeng Marowa sendiri mengaku siap jika dibutuhkan untuk “pulang kampung”, “Meskipun politik bukan dunai saya, tapi saya melihat ini sebagai kesempatan untuk mengabdi” Ujar pria yang bernah mengecap pendidikan di tiga Perguruan Tinggi di tanah air ini, sebelum direkrut oleh BJ Habibie untuk study di luar negeri. Tiga PTN yang menjadi “persinggahan” Marowa sebelum melanglanbuana di Negeri Sakura adalah Unhas, IPB Bogor dan ITB.

BIROKRAT VS AKADEMISI / PROFESSIONAL ?
Menilik peta politik di Selayar, akhir-akhir ini, beberapa kalangan memperkirakan hanya akan ada dua pasangan yang kemungkinan

Iklan
akan bertarung ( head to head ). Jika calon petahana, Basli Ali mulai mendaklarasikan diri berpasangan dengan mantan Wakil Bupati Kepulauan Selayar periode 2010 – 2015, Syaiful Arief, Prof Akbar Silo sendiri relatif belum mengarahkan pilihan kesalah satu figur.

Namun jika Akbar Silo merangkaul Daeng Marowa sebagai pasangan, maka pertarungan Birokrat VS Akademisi dan professional akan terjadi di Selayar. Basli Ali adalah anggota DPRD Kepulauan Selayar sebelum menjabat Bupati pada periode 2016 – 2021. Sementara Akbar Silo adalah Guru Besar yang selama ini beraktifitas pada bidang akademik.

Adapun Daeng Marowa adalah seorang professional dibidang teknologi informasi dengan segudang pengalaman. Menamatkan S1 dan S2 di di Jepang, Alumni SMP Batangmata di Selayar ini telah menggeluti sejumlah aktifitas dan keahlian dibidang IT seperti sofftware dan server engineer, sebelum akhirnya pulang ke tanah air pada tahun 2006 dan bermukim di Jakarta untuk merintis usaha di bidang pengembangan piranti lunak.

Munculnya figur-figur baru di Selayar jelang Pilkada serentak 2020 mendatang, memberi warna tersendiri. Terlebih akan pulangnya beberapa sosok yang selama ini berkiprah di luar Selayar, bahkan di luar negeri seperti yang pernah dilakoni Daeng Marowa.
Adapun Daeng Marowa yang juga menjabat unsur ketua pada Komunitas Alumni Jepang di Indonesia ( KAJI ), pada beberapa kesempatan telah menyampaikan kesiapan dirinya untuk terjun pada kontestasi politik di Selayar.

“Seperti kata pak Habibie yang menjadi Bapak intelektual saya, jika dibutuhkan oleh Bangsamu, pulanglah,” Ucapnya. Pria dua orang anak ini mengaku akan memanfaatkan jejaring dan kompetensi yang dimilkinya untuk menjadikan Kepulauan Selayar terdepan dalam berbagai aspek, terutama dalam pengembangan IT dan investasi.

Iklan