Literasi Pelosok, Hamaika Project Kampanye “Bawa Bekal ke Sekolah”

oleh

BULUKUMBA – Komunitas literasi dari SMA 10 Bulukumba kembali melaksanakan kegiatan Literasi Pelosok. Kali ini mereka bergerak di Dusun Jammulolo, Desa Bulo-Bulo, Kecamatan Bulukumpa, Ahad 17 November 2019.

Di bawah terik matahari siang, anak-anak datang penuh semangat ditemani ibu mereka. Kebanyakan dari mereka masih belum tahu membaca, wajar kebanyakan masih TK.

Selain kelas membaca dan bermain, Hamaika Project juga mengadakan Gebyar Makanan Sehat. Anak-anak pelajar SMA 10 ini memberikan pencerahan betapa pentingnya membawa bekal ke sekolah, kelebihan membawa bekal dibanding jajan di sekolah dan makan bersama.

Lucunya, ternyata ada beberapa anak yang tidak suka makan sayur sehingga Hamaika harus “memaksa” mereka untuk makan sayur. Bahkan ada juga yang tidak suka makan

Iklan
nasi putih, katanya hanya makan nasi kuning, nasi goreng dan cemilan setiap harinya.

“Memang selalu ada cerita baru dan unik di setiap Pelosok, ” kata Fifi Sri Astika, Ketua Hamaika.

Salah satunya, cerita tentang antusiasme anak-anak desa itu. “Kak kapan lagi ke sini?” seru anak-anak itu.
Arzal, salah seorang anak Hamaika menjawab,
“Nanti kami akan kembali, membawa buku yang lebih banyak lagi dan semoga nanti kami bisa memberikan kalian buku bacaan sesuai keinginan kalian karena hari ini kami belum bisa mewujudkannya.”

Anak-anak Hamaika Project menghaturkan terima kasih untuk semua pihak yang selalu mendukung kegiatan mereka. Terkhusus kepada komunitas literasi DihyahPROject dan rumah baca RumPut selaku pihak penyedia buku-buku bacaan.

Iklan