Masuk Tahun ke-4, Pemerintahan Sukri-Tomy “Disentil” Legislator Partai Pengusung

BERITABULUKUMBA.COM — Pemerintah jangan menjadikan utang di RSUD sebagai alasan sulitnya RPJMD terealisasi atau terhambat. Jadi bukan itu yang jadi alasan, karena setiap tahunnya pemerintah tetap mengajukan anggaran ke DPRD.

Demikian hal yang diungkapkan, legislator partai Gerindra Bulukumba, Kahar Muda, Rabu, 11 Desember 2019, dalam pandangannya meminta pemerintah kabupaten (Pemkab) Bulukumba menjabarkan dan menjelaskan atas sinkronisasi antara Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Kahar Muda menilai jika hal itu dianggap penting untuk diketahui agar masyarakat mengetahui sejauh mana progres realisasi tersebut dilakukan pemerintah dibawa kendali AM Sukri Sappewali bersama Tomy Satria Yulianto yang telah memasuki tahun keempat.

“Hal ini penting untuk mengetahui setiap hambatan sekaligus mengetahui sejauh mana target capaian Pemerintah Daerah terhadap komitmen pembangunan di Kabupaten Bulukumba selama 4 tahun terakhir,” katanya.

Kahar mengatakan bahwa pemerintahan hari ini harus bekerja keras dan memasimalkan kondisi yang ada. Dimana adanya utang PIP, diharapkan tidak menjadi alasan pemerintah menjadikan alasan realisi program kerja ST15 sulit direalisasikan.

Sementara itu, Bupati Bulukumba, AM Sukri Sappewali menjelaskan bahwa mengenai gambaran umum singkronisasi RPJPD dan RPJMD Pemkab Bulukumba berdasarkan Undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah dalam pasal 265 ayat 1 ditegaskan bahwa RPJPD menjadi pedoman dalam merumuskan visi-misi dan program yang ditegaskan dalam UU nomor 8 tahun 2015 tentang pemilihan kepala daerah pasal 64 ayat 1 dimana setiap calon wajib menyampaikan visi-misi kepada masyarakat.

“Mengenai gambaran

Iklan
umum atas sinkronisasi RPJPD dan RPJMD Pemerintah Kabupaten Bulukumba bahwa RPJMD Kabupaten Bulukumba tahun 2016-2021 yang ditetapkan peraturan daerah Kabupaten Bulukumba nomor 7 tahun 2016 sudah sinkron dengan RPJPD Kabupaten Bulukumba tahun 2005-2025 telah dilakukan,” katanya saat menyampaikan jawaban atas pandangan Fraksi DPRD Bulukumba.

AM Sukri, mengatakan bahwa Kabupaten Bulukumba tahun 2016-2021 terdapat 25 program prioritas yang menjadi janji politiknya. Dimana ditahun Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2020 terdapat beberapa program prioritas yang akan mencapai dan diharapkan bila terealisasikan maka capaian program prioritas diharapkan mencapai 80 persen.

“Didalam RPJMD ada 25 program prioritas janji politik Bupati dan Wakil Bupati yang RAPBD tahun 2020 diharapkan terealisasi maka capaian program prioritas sudah di di atas 80 persen,” terangnya.

Seperti diketahui, partai Gerindra merupakan salah satu partai pengusung pasangan Sukri-Tomy yang bertagline ST-15 pada Pilkada 2015 lalu.

This website uses cookies.