Bupati Optimis Capai Realisasi Program Kerja 80 Persen di 2020

oleh

BERITABULUKUMBA.COM — Setelah sempat dinilai sulit merealisasikan program kerja oleh legislator partai Gerindra, Kahar Muda, hingga masa jabatan berakhir, Bupati Bulukumba, A.M. Sukri Sappewali tetap optimis bakal menyelesaikan seluruh janji politik nya hingga masa jabatannya berakhir di tahun 2021 mendatang.

Bahkan, Bupati 2 periode itu mengungkapkan akan merealisasikan programnya hingga 80 persen di 2020 tahun depan.

AM Sukri, mengatakan bahwa Kabupaten Bulukumba tahun 2016-2021 terdapat 25 program prioritas yang menjadi janji politiknya. Dimana ditahun Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2020 terdapat beberapa program prioritas yang akan dicapai dan diharapkan bila terealisasi maka capaian program prioritas diharapkan capai 80 persen.

“Didalam RPJMD ada 25 program prioritas janji politik Bupati dan Wakil Bupati yang RAPBD tahun 2020 diharapkan terealisasi maka capaian program prioritas sudah di di atas 80 persen,” terang Sukri saat menyampaikan jawaban atas pandangan Fraksi DPRD Bulukumba.

Purnawirawan TNI itu juga menjelaskan bahwa mengenai gambaran umum singkronisasi RPJPD dan RPJMD Pemkab Bulukumba yang sebelumnya dipertanyakan mengacu berdasarkan Undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah dalam pasal 265 ayat 1 ditegaskan bahwa RPJPD menjadi pedoman dalam merumuskan visi-misi dan program yang ditegaskan dalam UU nomor 8 tahun 2015 tentang pemilihan kepala daerah pasal 64 ayat 1 dimana setiap calon wajib menyampaikan visi-misi kepada masyarakat.

“Mengenai gambaran umum atas sinkronisasi RPJPD dan RPJMD Pemerintah Kabupaten Bulukumba bahwa RPJMD Kabupaten Bulukumba tahun 2016-2021 yang ditetapkan peraturan daerah Kabupaten Bulukumba nomor 7 tahun 2016 sudah sinkron dengan RPJPD Kabupaten Bulukumba tahun 2005-2025 telah dilakukan,” katanya.

Diketahui, beberapa program prioritas yang dimasukkan Pemkab Bulukumba dalam RAPBD tahun 2020 diantaranya. Penguatan kebudayaan daerah melalui pembangunan gedung kesenian dan museum, peningkatan insentif dokter dan paramedis, penyiapan sarana dan prasarana olahraga baru dalam rangka penyiapan Bulukumba sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), dan infrastruktur lainnya yang bertujuan untuk pembangunan daerah peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

“Dengan demikian diharapkan di tahun 2021 atau tahun terakhir pelaksanaan RPJMD Kabupaten Bulukumba tahun 2016 2021 capaian target dapat terealisasi 100 persen dan visi misi. “masyarakat Bulukumba yang sejahtera dan terdepan melalui optimalisasi potensi daerah dengan penguatan ekonomi kerakyatan yang dilandasi pada pemerintahan yang demokratis dan religius” dapat kita wujudkan,” ujar AM Sukri.

Diberitakan sebelumnya, Legislator partai Gerindra, Kahar Muda sempat “menyentil” pemerintah kabupaten Bulukumba yang dibawah kendali A.M. Sukri Sappewali dan Tomy Satria Yulianto sebagai wakil Bupati.

Menurut Kahar Muda, memasuki tahun ke4 pemerintahan Sukri-Tomy harus memiliki target realisasi program kerja yang jelas, ia juga mengharapkan pemerintah tidak menjadikan utang di RSUD sebagai alasan sulitnya RPJMD terealisasi atau terhambat padahal setiap tahunnya pemerintah tetap mengajukan anggaran ke DPRD.

Dalam pandangannya, lagislaror dapil Bulukumba 3 (Kecamatan Bulukumpa dam Rilau Ale) itu juga meminta Pemkab menjabarkan dan menjelaskan atas sinkronisasi antara Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Iklan