Irwan Nur Sebut Banyak Bupati Jadi Berangkat Dari Nol Koma Persen

Gambar Gravatar
  • Whatsapp

BERITABULUKUMBA.COM — Bakal Calon Bupati Bupati Bulukumba, Andi Irwan Nur menggelar silaturahmi sekaligus jumpa pers bersama awak media di Bulukumba, Kamis 26 Desember 2019.

Bertempat di salah satu kafe bilangan Jl. Kusuma Bangsa Kelurahan Caile, Ujung Bulu, figur yang merupakan akademisi ini memaparkan berbagai macam konsep visi-misi, program hingga kesiapannya menjelang perhelatan politik lima tahunan itu.

Bacaan Lainnya

Dalam kesempatan itu Irwan Nur mengaku sudah melakukan pendaftaran di 10 partai diantaranya Gerindra, PAN, PKB, PBB, Golkar, PKS, NasDem, Berkarya, PDI Perjuangan, serta Demokrat.

BACA JUGA:   Stop Kampanye Hitam, HB Bantah Janjikan Rp500rb per Orang

Dari 10 partai tersebut dikerucutkan menjadi lima hingga ke tiga partai politik yang diakuinya intens membangun komunikasi untuk rekomendasi usungan.

“Tidak usah disebut 3 partai ini, takutnya blunder lagi. Intinya saya melakukan komunikasi ditingkat pusat, bahkan sudah mengikuti tahapan ditingkat kabupaten, provinsi hingga ke DPP partai. Jadi jangan disalah artikan kita memotong diatas karena kita tetap ikuti proses,” katanya.

Bahkan beberapa diantaranya, tambah dia sudah rampung, dan sudah menjalani komunikasi elit ke DPP.

Yang tak kalah menarik, ketika menyinggung soal potret survei. Meski ia mengakui gambaran survei dirinya masih rendah namun dikatakan, pihaknya memiliki pola tersendiri dalam Pilkada.

“Bicara rasional tentu wajar sebagai pendatang baru, namun perlu diingat selain survei, dalam permainan politik yang penting adalah tren. Banyak Bupati jadi justru berangkat dari nol koma persen,” ungkapnya.

BACA JUGA:   Pasca Uji Kompetensi, Hamzah Pangki Makin Optimis Kendarai Golkar di Pilkada Lewat Arahan Airlangga

Selain itu, Irwan Nur tidak berharap mengemuka di tiga besar, namun menarget puncak diakhir sebelum menuju kontestasi perhelatan.

“Yang kita target adalah memuncak di ujung permainan, bukan hari ini,” tambahnya.

Olehnya, ia berharap dukungan dan doa seluruh masyarakat Bulukumba, semoga upaya untuk mengabdi dimudahkan dan mendapat legitimasi oleh masyarakat Bulukumba.

“Saya mungkin merupakan pendatang baru tapi masih asli Bulukumba, namun perlu diingat, melihat kebelakang pemimpin yang sukses membangun Bulukumba itu rata-rata putra daerah yang banyak berkiprah diluar,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *