Bupati Warning ASN Netral di Pilkada 2020: Jangan Jadi Timses, Bisa Dipecat!

oleh

BERITABULUKUMBA.COM — Hari Senin 30 Desember 2019 adalah upacara rutin terakhir yang dilaksanakan jajaran Pemerintah Kabupaten Bulukumba pada tahun 2019 ini.

Bupati AM Sukri Sappewali yang memimpin upacara di halaman Kantor Bupati mengajak para ASN untuk menutup tahun 2019 dengan mengevaluasi diri terhadap apa yang telah dilakukan dan dikerjakan.

“Tidak terasa kita sudah memasuki penghujung tahun 2019, mari mengevaluasi apa yang telah kita perbuat selama ini. Yang jelek mari kita tinggalkan dan yang baik tetap kita bawa di tahun 2020 agar semakin baik di masa mendatang,” pintanya di hadapan peserta upacara.

Tahun 2020 kata AM Sukri Sappewali, suhu politik di Kabupaten Bulukumba menghangat. Dikatakannya ada dua event pemilihan yaitu pemilihan kepala desa serentak di 64 desa dan pemilihan bupati dan wakil bupati. Pada Pilkades, lanjutnya ada beberapa ASN mengusulkan diri untuk maju menjadi calon kepala desa.

Dalam proses pesta demokrasi tersebut, ia meminta ASN untuk tidak terlibat secara langsung menjadi tim sukses pada pilkada. Ia mengingatkan bahwa Kemenpan RB sangat tegas memberikan sanksi kepada ASN yang terbukti melanggar karena ikut terlibat dalam pelaksanaan Pilkada.

Untuk itu dirinya meminta para ASN untuk menjaga netralitas selama proses Pilkada berlangsung.

“Saya ingatkan lagi bahwa Pilkada 2020 bukan lagi kewenangan Bupati untuk menentukan ASN itu netral atau tidak netral, namun keputusan tersebut ditentukan oleh Komisi ASN, yang kemudian dilanjutkan ke Kemendagri. Bupati hanya melaksanakan keputusan tersebut, apakah dipecat atau dihukum berat,” imbuhnya.

Bupati AM Sukri Sappewali juga menyampaikan terima kasih kepada para pegawai Pemerintah Kabupaten Bulukumba oleh karena berkat kerja keras dan kerjasamanya selama ini sehingga pemerintah dan masyarakat mendapatkan banyak penghargaan.

“Inilah wujud kebersamaan, tanpa kerjasama dan kerja kerasnya, kita tidak mungkin mencapai prestasi tersebut,” bebernya.

Terkait dengan momentum pergantian tahun, orang nomor satu di Bulukumba ini menghimbau agar melewatinya dengan menjaga suasana yang kondusif. Pemerintah Kabupaten Bulukumba, tambahnya akan menggelar zikir akhir tahun di Masjid Islamic Center Dato Tiro pada malam tahun baru. Setiap keluarga menjaga anak-anaknya untuk tidak ikut terlibat dalam perayaan yang hura-hura, balapan liar dan aksi lainnya yang bisa menganggu ketentraman warga.

“Kalau bisa laksanakan tahun baru di rumah saja bersama keluarga, atau di tempat yang lebih aman lainnya,” pintanya.