Warga Desa Bonto Biraeng Kumpul Tanda Tangan Untuk Lahirkan Pemimpin Sehat Jasmani dan Rohani

Gambar Gravatar
  • Whatsapp

BERITABULUKUMBA.COM — Jelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 64 Desa di Kabupaten Bulukumba, harapan warga dari salah satu desa yang menggelar Pilkades datang dari warga Desa Bonto Biraeng, Kecamatan Kajang.

Warga setempat menginginkan baik calon ataupun kepala desa yang maju dan terpilih nantinya itu sehat secara jasmani dan rohani.

Bacaan Lainnya

Aswar salah seorang warga setempat mengatakan, sehat jasmani dan rohani merupakan hal utama yang penting bagi seorang pemimpin. Berbadan sehat serta pemikiran yang bijak hal utama yang harus dimiliki seorang pemimpin agar roda pemerintahan di tingkat desa berjalan sebagaimana seharusnya.

“Kami warga desa Bonto Biraeng sepakat menginginkan pemimpin kedepannya yang bijak, adil, merakyat, serta mengayomi,” kata tokoh masyarakat yang beralamat di dusun Laharre, desa Bonto Biraeng ini, Senin 30 Desember 2019.

Olehnya itu sambung dia, warga telah kompak menyerukan hingga bersosialisasi kepada warga lainnya di desa tersebut agar betul-betul selektif dalam memilih pemimpin kedepan pada Pilkades mendatang.

“Warga di sini paling anti pemimpin yang arogan dan semenah-menah. Kita sudah membangun kesepahaman Pilkades damai dan memilih pemimpin yang sehat jasmani dan rohani lewat tanda tangan warga,” ungkapnya lagi.

Selain itu, yang tak kalah penting menurut Aswar adalah pemimpin yang paham soal potensi desa.

“Kita juga tentu ingin pemimpin kedepan betul-betul paham soal desa Bonto Biraeng agar seluruh potensi yang dimiliki desa ini bisa termanfaatkan, baik sumber daya alam, sumber daya manusia, hingga pontensi usaha lokal masyarakat,” tandasnya.

Seperti diketahui, salah satu syarat calon kepala desa memang mewajibkan calon yang akan maju sehat secara jasmani dan rohani, dibuktikan lewat surat keterangan yang diperoleh dari Rumah Sakit Umum Daerah.

Dan, jika tak ada aral melintang, Pilkades serentak di kabupaten Bulukumba bakal dihelat pada bulan Maret 2020 mendatang. Tercatat kali ini, sebanyak 64 desa akan merayakan pesta demokrasi tingkat desa itu.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.