Bisa Gugur, Rekomendasi Usungan PAN di Pilkada Belum Final ke Zulkarnain Pangki

oleh -0 views

BERITABULUKUMBA.COM — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Sulsel dengan tegas membantah surat rekomendasi usungan untuk Pilkada Bulukumba 2020 yang diklaim Andi Zulkarnain Pangki, ketua DPD PAN Bulukumba telah final mengusung dirinya.

Hal tersebut diutarakan langsung salah seorang pengurus harian DPW PAN Sulsel, Andi Patawari Philip kepada awak media, Jumat (10/01/2020).

Patawari Philip mengatakan bahwa rekomendasi yang diterima AZP hanya bersifat surat tugas yang berlaku selama dua minggu sejak surat tersebut di terbitkan pada, Selasa, 7 January 2020.

“Itu bukan rekomendasi untuk digunakan mendaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU), itu hanya surat tugas untuk mencari tambahan koalisi,” katanya.

Politisi yang akrab disapa Bang Philip ini juga menerangkan perbedaan antara surat tugas dan rekomendasi usungan final partai PAN.

“Sampai saat ini rekomendasi PAN belum final, itu hanya surat tugas. Secara legitimasi bukan untuk dipakai mendaftar di KPU,” Ujarnya lagi.

Bahkan ia menyebutkan, surat tugas yang diterima ketua DPD PAN tersebut bisa gugur dengan sendirinya jika tidak secepatnya memenuhi tugas yang tertulis didalamnya

“Ditugaskan dan diberi waktu selama 2 Minggu sejak terbitnya surat tugas itu, jadi sifatnya deadline. Namun, jika tidak memenuhi tugas yang tertulis bisa gugur dengan sendirinya,” ungkapnya.

Diketahui, dalam surat rekomendasi bernomor: 02/PILKADA/I/2020 tersebut tertulis Rekomendasi Nama Calon di Pilkada. Tim Pilkada pusat menyetujui dan merekomendasikan Andi Zulkarnain Pangki yang juga ketua DPD PAN Bulukumba sebagai calon Bupati/Wakil Bupati periode 2021-2026.

Rekomendasi tersebut diterbitkan pada 7 Januari 2019 dan ditandatangani oleh tim Pilkada pusat DPP PAN, Viva Yoga Mauladi dan Yandri Susanto dicap stempel PAN. Dalam surat itu, terdapat 3 poin penugasan yang harus segera diselesaikan.

Poin pertama yakni, mencari Pasangan Sebagai Calon Bupati dan Wakil Bupati Bulukumba. Kedua, Mendapatkan koalisi partai politik lain untuk memenuhi syarat pencalonan di Pilkada 2020. Dan ketiga Melakukan komunikasi intensif dengan DPW, DPD, DPC, dan DPR PAN untuk menggerakkan mesin partai dan membuat program pemenangan Pilkada 2020.

“Sekali lagi, itu cuma surat tugas untuk cari pasangan, belum final. Kalau soal kepastiannya, PAN masih menunggu dan belum ada dari DPP siapa final akan diusung,” jelasnya lagi.

Namun kata dia, ada dua figur yang menjadi jagoan PAN saat ini dan kemungkinan akan diusung. Keduanya yakni, Andi Muhtar Yusuf (H Utta) dan Andi Makmur Kr Kollang.

“Andi Utta salah satunya, ada juga Andi Makmur. Bisa saja ke Haji Utta rekomendasinya karena itu yang kuat,” pungkasnya.