Kisah Poligami di Bulukumba, Ini Kata Hj Nirfawana

oleh

BULUKUMBA – Berkah pernikahan memang dirasakan berbeda oleh setiap manusia, khususnya, umat muslim. Demikian juga oleh pernikahan oleh pasangan Hj Nirfawana dan Andi Syamsir, Selasa 3 Maret 2020.

Hj Nir, sapaan akrab Nirfawana, mengaku ikhlas menerima lamaran Ustad Andi Syamsir, meski berstatus sudah memiliki istri. Apalagi, yang datang melamar adalah istrinya sendiri kala itu.

Saat akad nikah, Andi Syamsir, juga diantar langsung oleh istri pertamanya menuju rumah calon istri keduanya itu. Mereka bertiga pun tampak behagia.

Hj Nirfawana tak menyangka dirinya akan jadi viral. “Saya hanya ingin berterima kasih bahwa saudara dan teman baik yang mengenal maupun tidak, cukup perhatian dengan kami,” kata Hj Nir. Dia berharap ada hikmah dari syariat (poligami) yang dijalani.

Dia juga ingin menepis bahwa poligami itu tak selamanya negatif. “Semoga ada hikmah bahwa syariat itu adalah solusi ketika disikapi dengan cara yang benar Insya Allah,” kata owner Martabak Cantik itu.

Lebih jauh Hj Nir mengatakan bahwa ta’addud atau poligami adalah syariat islam. Mengakui setuju adalah tanda beriman kepada isi Alquran.

“Juga rangkaian dari iman kepada takdir. Qadha dan Qadar Allah. Kita tidak pernah tau bahwa dilauhil mahfudz Allah telah tuliskan jodoh-jodoh untuk kita. Maka bersiap menerima segala takdir ini adalah yang lebih baik,” paparnya lagi.

Ta’addud juga katanya dilakukan oleh rasulullah Muhammad SAW. Mengikutinya dalam rangka dakwah ilallah adalah sunnah. “Jadi yang menolak poligami berarti belum paham agama,” tutup Hj Nirfawan.

Iklan