Bupati Bulukumba Larang 62 Kades Baru Gelar Pesta Syukuran

Gambar Gravatar
  • Whatsapp

BULUKUMBA – Bupati Bulukumba, AM Sukri Sappewali telah melantik 62 kepala desa secara jarak jauh via Video Konferensi. Pada saatberikan sbutan, Bupati melarang mereka untuk menggelar pesta syukuran.

Hal itu dilakukan demi antisipasi dan pencegahan koronavirus atau COVID-19. “Jika ada yang melakukan pesta, maka akan berurusan dengan pihak kepolisian,” tegasnya.

Dirinya bahkan meminta kepala desa untuk fokus dalam pencegahan dan penanganan Covid-19. Para kepala desa bisa melakukan refocusing dana desa untuk membiayai penanggulangan pandemik Covid-19 seperti biaya jaring pengaman sosial bagi warga desanya yang terdampak.

Kades dapat melakukan gerakan produksi masker 1000 buah per desa untuk warga dengan memaksimalkan sumber daya di desa. Melaksanakan kegiatan Padat Karya Tunai untuk memenuhi kebutuhan ekonomi masyarakat, khususnya bagi warga yang terdampak secara ekonomi karena wabah Covid-19.

BACA JUGA:   Bupati Lantik Forum Perencana TJSL, Jembatani Pemerintah, Masyarakat dan Perusahaan

Pelaksanaan kegiatan Padat Karya Tunai ini, harus tetap memperhatikan standar protokol kesehatan. “Senantiasa menghimbau masyarakat untuk tetap tinggal di rumah, jaga jarak sampai wabah ini mereda,” harap Bupati.

Bupati juga berharap agar Kades memantau warga pendatang di wilayah desa masing-masing, untuk isolasi diri di rumah dan berkoordinasi dengan tim medis untuk pengecekan kesehatannya.

Gugus Tugas Desa yang dipimpin oleh Kepala Desa harus senantiasa memberikan edukasi dan pencerahan kepada masyarakat untuk meningkatkan kepedulian sosial, gotong royong untuk bersama-sama melawan wabah Covid-19. “Jangan sampai terjadi penolakan terhadap warga yang terpapar Positif Corona, atau pun yang masih berstatus ODP dan PDP. Justru mereka inilah yang harus kita bantu bersama agar mereka sembuh,” paparnya lagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *