Kabar Baik Lagi, Dua Pasien Positif 005 dan 006 Asal Bulukumba Dinyatakan Sembuh

  • Whatsapp

MAKASSAR, BERITABULUKUMBA.COM — Setelah bertambah pasien positif tiga orang asal Bulukumba Minggu kemarin.

Esoknya, Senin 17 Mei 2020 dua pasien positif asal Bulukumba yang dirawat di Hotel Almadera Makassar dinyatakan sembuh setelah hasil tes Swab kedua dan ketiga pasien tersebut dinyatakan negatif.

Bacaan Lainnya

Tim Medis Gugus Covid-19 Provinsi Sulawesi Selatan pun merekomendasikan kedua pasien ini untuk bisa kembali ke Kabupaten Bulukumba.

Dua pasien yang sembuh tersebut adalah pasien 005 (laki-laki 13 tahun) asal Kecamatan Ujungbulu dan pasien 006 (laki-laki 13 tahun) asal Kecamatan Kindang.

Keduanya merupakan santri Pondok Pesantren Al Fatah Temboro Magetan Jawa Timur.

Dengan sembuhnya dua pasien ini, maka seluruh pasien positif klaster Temboro yang berjumlah 3 orang sudah sembuh semua. Satu orang klaster Temboro dengan nomor pasien 003 sudah lebih dulu dinyatakan sembuh dua hari sebelumnya.

Untuk kepulangannya ke Bulukumba, Tim Gugus Covid-19 Bulukumba menjemput kedua anak santri tersebut untuk dipulangkan. Tim penjemput yang dikoordinir oleh Ihwan tiba di Hotel Almadera Makassar usai Magrib, Senin 18 Mei 2020. Setelah dirawat sekitar 18 hari lamanya di Makassar, kini keduanya bersiap kembali ke Bulukumba segera bergabung kembali bersama keluarganya.

“Setelah mendapat informasi bahwa kedua pasien ini sudah sembuh, kami pun diamanahkan oleh Tim Gugus untuk menjemput kedua adik kita ini,” beber Ihwan yang juga adalah Koordinator Public Safety Center (PSC) Bulukumba.

Jubir Covid-19 HM Daud Kahal menyampaikan, dari 10 pasien positif di Kabupaten Bulukumba, 5 diantaranya sudah sembuh. Adapun sisanya 5 orang masih dirawat oleh Tim Medis Gugus Covid-19 Provinsi Sulawesi Selatan. Dari 5 orang tersebut 1 pasien yang memiliki riwayat perjalanan dari zona terjangkit Covid-19 dan 4 lainnya merupakan kasus transmisi lokal.

“Semoga 5 pasien lainnya ini bisa menjalani perawatan di Makassar dengan baik, dan bisa segera sembuh,” pinta Daud Kahal.

Pos terkait