Berawal dari Keresahan, Komunitas Mahasiswa Bontomangiring Resmi Dideklarasikan

Gambar Gravatar
  • Whatsapp

BULUKUMBA – Zaman sekarang ini masih banyak orang yang berpikir bahwa kuliah tidak terlalu penting, sehingga banyak dari mereka yang memilih untuk tidak melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Terlebih, bagi mereka yang hidup di daerah pedesaan. Tetapi masih ada banyak orang yang berpikir bahwa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi itu sangat penting. Seperti beberapa mahasiswa yang telah mengenyam pendidikan di perguruan tinggi dan notabenenya berasal dari desa.

Berawal dari salah satu keresahan tersebut, sekumpulan mahasiswa yang berasal dari Desa Bontomangiring, Kecamatan Bulukumpa membentuk sebuah Komunitas Mahasiswa Bontomangiring (KMB) yang bergerak di bidang pendidikan dan sosial.

Bacaan Lainnya

“Sebagai wadah pemersatu dan silaturahmi mahasiswa Desa Bontomangiring, yang kedepannya bergerak di bidang pendidikan dan sosial,” ujar Sahrul Alam, Ketua Umum terpilih KMB.

Selain itu, alasan lain dibentuknya KMB ini agar sesama mahasiswa Desa Bontomangiring dapat saling mengenal. “Saya pernah mendatangi sebuah acara, kemudian bertemu dengan satu kampung saya. Tetapi saya tidak tahu kalau dia ternyata satu kampung dengan saya,” tutur Elfina Justi, Dewan Konsultan KMB.

Terbentuknya KMB ini sudah direncanakan jauh-jauh hari sebelum di deklarasikan secara resmi oleh Kepala Desa Bontomangiring, Minggu (07/06). Pendeklarasian di simboliskan dengan pembentangan bendera oleh Kepala Desa, Ketua Umum, dan Pembina KMB.

Kepala Desa Bontomangiring, Muhammad Sain, S.Sos mengatakan bahwa ia sangat mengapresiasi atas gagasan maupun dorongan mahasiswa untuk membentuk komunitas ini. “Mahasiswa yang ideal adalah mereka yang berpikir ke depan, dan ini murni adalah pemikiran pemuda yang ingin memajukan Desa Bontomangiring,” ujarnya.

Dalam sambutannya Muhammad Sain berharap agar para mahasiswa dapat menerapkan sikap “Sipakatau, Sipakainga, Sipakalebbi” agar kedepannya menjadi seorang yang lebih baik.

Bergerak dalam bidang pendidikan dan sosial, KMB kedepannya akan membuat program-program yang bermanfaat dan berguna bagi masyarakat Desa Bontomangiring. Bidang pendidikan berarti akan memberikan edukasi kepada masyarakat berdasar dari ilmu yang telah didapatkan di bangku kuliah. Bidang sosial akan memberikan integrasi sikap gotong royong kepada masyarakat sekitar.

Sahrul berharap semua mahasiswa Bontomangiring tetap menjalin silaturahmi, bahu membahu, terus berinovasi, dan selalu loyal untuk Komunitas ini. “Semoga dengan adanya KMB, Desa Bontomangiring bisa menjadi lebih baik dan masyarakat lebih paham hakikat dari sebuah pendidikan,” pungkasnya. (Rls/Bul)

  • Whatsapp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *