Berapa Jumlah Batu Yang Dibutuhkan Sisifus?

  • Whatsapp

Idiom yang absurd itu bernama “negara.” Kekuasaan telanjur berbeda dengan negara.

Ia selalu membutuhkan bentuknya yang ril, faktual, dan fisik. Sebab itulah tidak pernah ada kekuasaan yang benar-benar stabil.

Bacaan Lainnya

Pun tidak ada kekuasaan yang tidak selalu menumpang pada inangnya, negara.

BACA JUGA:   Palu Arit di Merah Putih

Akibatnya, sebagian besar kita tidak akan mampu memahami apa yang dilakukan Habib Bahar Smith, Said Didu, Farid Gaban, Rustam Buton dan lain-lainnya itu.

Bahkan Din Syamsuddin dan Habib Riziek pun tidak sedang melawan negara. Sebaliknya, juga tidak sedang bermaksud melawan kekuasaan.

Sejarah saja yang selalu memiliki porsi setimpal untuk catatan-catatan yang tidak menyenangkan.

BACA JUGA:   Faktor Kamala Harris di Pilpres AS

Pos terkait