Milenial Bulukumba Ngobrol Literasipreneurship 4.0 di Kedai Litera

Gambar Gravatar
  • Whatsapp

TANETE – Sekitar lima puluhan pegiat literasi dan entrepreneur muda memanfaatkan malam minggunya dengan diskusi. Mereka memadati Kedai Kopi Litera di Sabtu malam 14 November ba’da Isya.

Mereka berkumpul membincang seputar literasi digital sebagai keniscayaan di era industri 4.0.

Literasi digital menjadi perangkat utama sekaligus kecakapan yang harus dimiliki oleh kaum milenial khususnya entrepreneur muda. Hal itu diungkapkan Akbar Alimuddin, S.Pd., M.Pd yang didapuk sebagai pemateri dalam diskusi bertajuk “Ngobrol Literasipreneurship 4.0 (Ngopi 4.0)” di Kedai Kopi Litera, Kelurahan Palampang.

“Siap tidak siap, anak muda yang terjun atau baru mau terjun ke dunia usaha harus menyadari tantangan jamannya. Sekarang adalah era industri 4.0. Maka wirausahawan muda setidaknya membekali diri dengan kemampuan literasi digital.

Bukan saja menguasai sistem offline. Anak muda yang punya UMKM misalnya harus berani merambah digitalisasi, pemanfaatan blog ataupun website, kanal YouTube, bagaimana strategi marketing melalui medsos, dan sebagainya,” papar Akbar Alimuddin yang juga dikenal sebagai novelis.

Akbar Alimuddin adalah salah satu entrepreneur muda yang berasal dari Desa Bajiminasa, Kecamatan Rilau Ale. Ia sukses mengembangkan usahanya, Kedai Madu di Makassar. Dengan omzet “wah” perbulan kini Kedai Madu memiliki cabang di beberapa daerah. Akbar memanfaaatkan kecakapan literasinya dalam mengembangkan usahanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *