Pilkada Bulukumba: Proses Persidangan Kades Bontobulaeng Mulai Digelar

Gambar Gravatar
  • Whatsapp

BULUKUMBA – Kasus dugaan netralitas yang menyeret Kepala Desa Bontobulaeng, Kecamatan Rilau Ale, Kabupaten Bulukumba, Rais Abdul Salam, mulai disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Bulukumba.

Sidang perdana telah dilaksanakan, Selasa (17/11/2020) pagi, dan bakal dilanjutkan, Pukul 02.00 Wita, dengan menghadirkan saksi dari Bawaslu Bulukumba.

Komisioner Bawaslu Bulukumba, Bakri Abubakar, mengatakan, bahwa pihaknya siap hadir untuk menjadi saksi dalam persidangan tersebut.

“Iya, kami akan hadir untuk memberikan keterangan persidangan,” kata Bakri.

Saat ditanya mengenai dugaan pelanggaran yang menyeret Aplus, sapaan Abdul Rais, dirinya tidak bisa berkomentar banyak.

Pasalnya, dalam Sentra Gakkumdu, ada beberapa pihak di dalamnya, termasuk Kejaksaan dan juga Kepolisian.

Sehingga untuk ranah pidana, sudah bukan menjadi wewenang Bawaslu lagi, akan tetapi sudah masuk di kepolisian dan juga kejaksaan.

BACA JUGA:   Hilmi dan Tomy, Dua Figur yang Menyita Perhatian Masyarakat Saling Support di Pilkada

Sebelumbya, Gakkumdu menetapkan tersangka kepada Ketua Asosiasi Pemerintah Desa (Apdesi) Bulukumba itu, setelah dilakukan pemeriksaan kurang lebih 3 jam lamanya, Senin (19/10/2020) lalu.

Hal tersebut disampaikan oleh Koordinator Penyidik Gakkumdu, Iptu Muh Dasri.

Pemeriksaan tersebut kata KBO Reskrim Polres Bulukumba itu, pasca adanya warga yang melaporkan Aplus, sapaan Rais Abdul Salam, karena diduga turut terlibat dalam mengkampanyekan salah satu calon bupati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *