Paslon Nomor 4 Paling Kompak di Debat Kedua Pilkada Bulukumba

Gambar Gravatar
  • Whatsapp
Andi Utta dan Edy Manaf usai debat. (dokumentasi)

BULUKUMBA – Pasangan calon bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf dan Andi Edy Manaf dinilai kompak pada debat kedua Pilkada Bulukumba di Aula Hotel Four Points by Sheraton Makassar.

Andi Utta dan Edy Manaf saling memberikan kesempatan dalam memaparkan dan menjawab pertanyaan.

Bacaan Lainnya

Pada sesi kedua ini, Andi Edy Manaf yang pernah menjabat sebagai anggota DPRD lebih banyak diberikan kesempatan berbicara.

“Ini pasangan pemimpin yang kompak dan tidak egois,” kata Abdul Rahman, warga Kecamatan Gantarang usai debat, Senin malam 23 November 2020.

BACA JUGA:   Digugat Askar-Pipink di MK, KPU Bulukumba: Kami Siap Hadapi

Menurutnya Andi Utta dan Edy Manaf merupakan pasangan yang dapat saling melengkapi di pemerintahan. “Kita lihat Andi Utta santai tapi fokus untuk memaparkan program yang langsung menyentuh kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Pada debat kali ini, Andi Utta juga memberikan banyak kesempatan kepada Andi Edy. “Ini bukti Andi Utta tidak egois tapi bisa mendelegasikan kepada yang ahli. Contohnya saat membahas soal sinkronisasi pemda dengan pemprov atau pusat, Andi Edy diberi banyak kesempatan,” katanya.

Menurutnya Andi Utta dan Edy Manaf masih unggul pada debat kali ini. Sebagai contoh lagi, cabup Andi Utta tak menerima gaji dan tunjangan.

“Ini kan keunggulan, yang lain masih cerita. Tapi Andi Utta sudah pasti tidak menerima gaji jika terpilih, mana calon lain mau,” katanya. Paslon nomor 4 lebih paham Bulukumba sehingga program memberikan solusi pada sektor pertanian, perikanan, pariwisata dan perkebunan.

BACA JUGA:   Gerindra Tutup Pengambilan Formulir, 27 Figur Berebut Undangan Petarung

Pada sesi lain tentang kecintaan kepada NKRI, paslon nomor 4 kembali unggul. Bagi Andi Utta, cinta kepada NKRI berarti bagaimana pemerintah hadir untuk meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan secara adil.

Pos terkait

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.