Demi Pemimpin Jujur, Alasan Milenial Rilau Ale Total ke Harapan Baru

  • Whatsapp

BULUKUMBA – Bak jamur di musim hujan, tim relawan untuk Paslon Bupati, Andi Muchtar Ali Yusuf – Andi Edy Manaf terus mengalir jelang Pilkada Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Deklarasi dukungan tak terbendung setiap harinya seperti pada H-12 pencoblosan. Setelah milenial Bulukumba Muda dan para mantan kades, giliran milenial di Kecamatan Rilau Ale.

Para kaum generasi pelanjut ini tak ingin ketinggalan memberi sokongan kepada calon pemimpin yang punya niat mulia.

Andi Utta dan Edy Manaf menurut Milenial Rilau Ale adalah pasangan pemimpin ideal dan akan membawa perubahan.

“Sudah sangat jelas visi misi yang sangat rasional, pemuda tidak ingin menyianyiakan kesempatan langka ini,” kata Andi Usdar, salah seorang Milenial HB di Rilau Ale, Sabtu 28 November 2020.

BACA JUGA:   Excavator Dicibir TSY, Andi Utta: Untuk Kebaikan Lanjut Kerjakan, Bukan Dicerita

Menurutnya cabup Andi Utta salah satu saudagar Bugis Indonesia Timur yang tak lain asli putra Bulukumba.

“Beliau rela meninggalkan zona nyaman dan kerajaan-kerajaan usaha yang menggurita di mancanegara. Demi kemajuan Bulukumba ikhlas bertarung jadi bupati,” paparnya.

Syahrul, Milenial HB lainnya juga memberikan pandangan sehingga bergabung untuk memenangkan paslon dengan tagline Harapan Baru Dikerja Bukan Dicerita Itu.

“Untuk siapa Andi Utta pulang dan rela meninggalkan usahanya?. Demi mengabdi membangun tanah kelahiran beliau, sungguh sangat mulia,” tambahnya.

Milenial Rilau Ale berharap dan mengajak para kaum generasi muda untuk membuka mata hati dan pikiran di Pilkada kali ini.

“Saya mengajak teman-teman dan masyarakat. Mari kita membuka mata hati dan pikiran kita dengan akal sehat melihat sosok paslon no 4 secara obyektif. Pilihan kita hari ini untuk masa depan Bulukumba ke depan, kita juga ingin daerah berkembang dan maju,” kata Syahrul.

BACA JUGA:   Demi Ketertiban, Tim HB Tak Kerahkan Massa ke Lokasi Debat Kedua di Makassar

Andi Utta merupakan calon pemimpin yang memegang teguh prinsip kejujuran dan kerja keras. Menurut mereka era saat ini sulit menemukan pemimpin yang jujur dan ingin mewakafkan diri untuk daerahnya.

“Andi Utta tak menerima gaji tapi disumbangkan ke guru mengaji dan imam. Dia pemimpin cerdas berwawasan luas, jujur dan pekerja keras serta rela berkorban. Dengan itu saja daerah kita Insha Allah akan benar-benar berubah ke arah lebih baik,” tambah milenial lainnya Erwin.

Pada deklarasi ini turut hadir Ketua Partai Gerindra Bulukumba Syahruni Haris dan adik Andi Utta Ishak Ali Yusuf.

“Alhamdulillah hadirnya milenial, pemuda menguat kita menuju kemenangan. Perjuangan hari bukan hanya untuk kita tapi akan dirasakan seluruh masyarakat Bulukumba ke depan. Nomor 4 simbol perubahan, penggilan hati nurani untuk kemajuan daerah kita tercinta,” singkat Andi Ishak, adik Andi Utta.

BACA JUGA:   Video Penangkapan di Balibo Janggal, Si Pria Dipaksa Mengaku Tim No 4

Pos terkait