Dugaan Suap Proyek Bira Seret Nurdin Abdullah jadi Tersangka KPK

Nurdin Abdullah, Anggung, ER saat konferensi pers KPK. MInggu 28 Februari 2021

JAKARTA- Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap oleh KPK, Minggu 28 Februari 2021.

Mantan Bupati Bantaeng itu menurut KPK diduga menerima gratifikasi terkait dengan pengadaan barang, jasa dan pembangunan infrastruktur di Sulawesi Selatan.

Diantaranya dugaan menerima suap pembangunan kawasan wisata Pantai Bira, Kabupaten Bulukumba yang akan dianggarkan APBD tahun 2022.

Agung Sucipto (Anggung) menyerahkan uang sebesar Rp2 miliar kepada Nurdin Abdullah (NA) melalui ER pada 26 Februari 2021.

NA juga diduga menerima suap dari kontraktor lain pada tahun 2020 sebesar 200 juta, dan pada Februari 2021 sebesar 1 miliar dan Rp2,2 miliar.

“KPK menetapkan 3 (tiga) orang Tersangka. Sebagai penerima NA (Nurdin Abdullah), ER, dan sebagai Pemberi AS,” ujar Ketua KPK Firli Bahuri dalam konferensi pers, Minggu (28/2) dini hari. Adapun ER diketahui merupakan Sekretaris Dinas PUTR Provinsi Sulawesi Selatan.

Nurdin Abdullah disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 dan Pasal 12B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.