Jadi Tersangka Suap, Gubernur Sulsel Ditahan di Rutan KPK

Gambar Gravatar
  • Whatsapp
Nurdin Abdullah rencananya akan ditahan di rutan KPK cabang Pomdam Jaya Guntur

Diantaranya dugaan menerima suap pembangunan kawasan wisata Pantai Bira, Kabupaten Bulukumba yang akan dianggarkan APBD tahun 2022.

Agung Sucipto (Anggung) menyerahkan uang sebesar Rp2 miliar kepada Nurdin Abdullah (BA) melalui IR pada 26 Februari 2021.

Bacaan Lainnya

NA juga diduga menerima suap dari kontraktor lain pada tahun 2020 sebesar 200 juta, dan pada Februari 2021 sebesar 1 miliar dan Rp2,2 miliar.

“KPK menetapkan 3 (tiga) orang Tersangka. Sebagai penerima NA (Nurdin Abdullah), ER, dan sebagai Pemberi AS,” ujar Ketua KPK Firli Bahuri dalam konferensi pers, Minggu (28/2) dini hari. Adapun ER diketahui merupakan Sekretaris Dinas PUTR Provinsi Sulawesi Selatan.

BACA JUGA:   Dinsos Bantah Penimbunan Beras di Rujab Gubernur Sulsel

Nurdin Abdullah disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 dan Pasal 12B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

Sementara itu AS sebagai pemberi disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

BACA JUGA:   Menteri Agama Suryadharma Ali ditetapkan tersangka oleh KPK

Ketiga tersangka dilakukan penahanan selama 20 hari, terhintung 27 Februari hingga 18 Maret 2021. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *