Bupati Arahkan Pariwisata Bulukumba Lebih Nyaman, Aman dan Berkesan

  • Whatsapp
Tanjung Bara Resort. Foto credit by Imran Fadrian (Facebook)
Tanjung Bara Resort. Foto credit by Imran Fadrian (Facebook)

BULUKUMBA – Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf memberikan arahan dalam pengembangan pariwisata ke depannya.

Bupati yang akrab disapa Andi Utta ini meminta agar pariwisata Bulukumba mampu memberikan kenyamanan dan keamanan bagi wisatawan.

Hal tersebut ditekankan Andi Muchtar Ali Yusuf dihadapan Kepala Dinas Pariwisata, Ali Saleng bersama jajarannya saat melakukan ekspose program kerja.

“Yang paling mendasar adalah bagaimana menciptakan kenyamanan bagi pengunjung wisatawan. Contoh kecilnya kebersihan dan fasilitas di tempat wisata,” papar Andi Utta.

Dia juga menekankan keamanan dan keselamatan bagi wisatawan. Sebagai contoh katanya ancaman dari hewan di tengah jalan.

“Kita berencana membangun pagar di sepanjang jalan yang ada di kawasan Tahura, sehingga tidak ada lagi ternak yang tiba-tiba melintas di tengah jalan yang bisa membahayakan pengendara menuju tempat wisata,” ujarnya lagi.

BACA JUGA:   TSY dan Pipink Ucapkan Selamat kepada Andi Utta dan Edy Manaf

Soal fasilitas, Andi Utta ingin agar memiliki perencanaan berjangka panjang. Konstruksi yang dibangun harus bertahan sampai 25 sampai 50 tahun ke depan.

“Jangan sampai hanya 2 sampai 5 tahun fasilitas wisata yang dibangun tersebut sudah rusak,” pintanya.

Lebih jauh dia mengatakan bahwa pariwisata itu harus berdampak ekonomi bagi masyarakat. Sehingga dibutuhkan fasilitas secara terpadu, misalnya tempat kuliner atau food court-nya dan pusat oleh-oleh.

Dia yakin dengan dukungan pariwisata yang nyaman dan aman akan membuat potensi wisata Bulukumba seperti Bira akan semakin berkembang berkelas.

“Bikin event yang besar itu gampang, tapi mereka nginap dan makan dimana. Semua itu harus kita siapkan, buat wisatawan nyaman dan aman,” tutupnya.

BACA JUGA:   Bundaran Pinisi Bulukumba Kini Lebih Bercahaya

Dalam waktu dekat, Kadis Pariwisata Bulukumba akan melakukan presentasi di Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Rencananya Kemenparekraf kembali akan melakukan supervisi kepada kabupaten kota yang memiliki event wisata untuk dimasukkan di 100 Wonderful Event Indonesia. ***

Pos terkait