Syahruni Haris: OPD Harus Ikuti Ritme Kerja Cepat Bupati dan Wabup Bulukumba

Gambar Gravatar
  • Whatsapp

BeritaBulukumba.com – Ketua Partai Gerindra Bulukumba Syahruni Haris menanggapi 100 Hari kerja pemerintahan Bupati Andi Muchtar Ali Yusuf dan Wabup Andi Edy Manaf.

Menurut Syahruni yang akrab disapa Bang Ichar, dalam 100 hari kerja, Andi Utta dan Andi Edy Manaf menunjukkan progres cepat.

Bacaan Lainnya

Khsusnya dalam tata kelola pemerintahan yang baik dan penanggulangan banjir yang hampir setiap tahun menjadi masalah di ibukota Bulukumba.

“Ekspektasi masyarakat memang pada 100 hari kerja atau gambaran mengukur kinerja HB. Kita harus obyektif pada kondisi hari ini, kita bisa melihat dan menyaksikan agenda priorotas program 100 hari kerja yang ditawarkan Pak Bupati dan Wabup dieksekusi,” papar Syahruni.

BACA JUGA:   Tepati Janji, Bupati Bulukumba Resmi Canangkan Program 1000 Rumpon

“Tentu di awal pemerintahan kita pemerintah membentuk Satgas Pengendali Banjir. Ini masih musum hujan, kita bisa lihat keadaan alhamdulillah tidak ada banjir, ini sebuah kesuksesan Satgas,” sambungnya.

Syahruni juga memaparkan capaian Andi Utta-Edy Manaf dalam keseriusan untuk menata pemerintahan ke depan atau Good Governance.

“Mengesekusi rekomendasi KASN. Saya lihat Bupati dan Wabup mengesekusi hal itu, beliau harus menutup mata tapi demi menjalankan rekomendasi KASN. Ini dituntaskan dalam 100 hari kerja,” paparnya.

Selanjutnya kata Dia, soal agenda lain seperti program 1000 rumpon sudah dicanangkan. “Ini artinya masyaralat punya gambaran bahwa pemerintahan HB memiliki komitmen dan keseriusan untuk menjalankan program-program ke depan,” lanjutnya.

BACA JUGA:   Sehari, Paslon Nomor 4 Sambangi Puluhan Titik Kampanye di Gantarang Bulukumba

Syahruni juga berharap semua OPD dapat mengikuti langkah dan kerja cepat Bupati dan Wabup Bulukumba.

Jika tidak, kata Dia, tentu akan menjadi penilaian sendiri bagi Bupati dan Wabup mana OPD yang kerjanya lambat.

“Tentu saat ini ada agenda memonitoring semua OPD di Bulukumba. Akan menjadi kajian untuk evaluasi oleh Bupati,” jelas Syahruni.

“Kalau tidak ikut dengan ritmenya tentu akan dievaluasi. Bagi OPD sebenarnya juga punya peluang memperlihatkan kinerja dan mendapat reward saat ini,” tekannya.

Menurutnya 100 hari kerja tidak bisa menjadi kesimpulan bahwa semua program terpenuhi. “Kenyataanya ada capaian prioritas yang dijalankan, sehingga masyarakat memiliki harapan besar kepada Bupati dan Wabup yang bekerja cepat untuk program ke depan,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *