Kuliner LAPDA, Tempat Nongkrong Favorit Anak Muda Bulukumba

Gambar Gravatar
  • Whatsapp
Suasana kuliner Lapangan Pemuda Bulukumba di malam hari. Foto oleh Izzatul Khadrifah

Lapangan Pemuda Bulukumba ini terlihat sepi pengunjung bahkan ada beberapa stand yang tidak terdapat pengunjung.

Padahal para penjual ini membayar iuran untuk mendirikan stand di tempat ini, sedangkan pemasukan mereka tidak sepadan dengan modal yang mereka keluarkan per-hari.

Maka dari itu, saya sebagai salah satu pengunjung di sini menyarankan

untuk diadakan live music yah apalagi kita sebagai anak muda itu sangat suka menyanyi walaupun suara yang pas-pasan.

Boleh juga mengadakan event yang menarik pengunjung, seperti lomba game online “pubg” ataupun “mobile-legend”.

Atau lomba video tiktok yang mana tujuannya untuk mempromosikan makanan dan minuman yang ada disana ataupun lomba nyanyi yang hadiahnya bisa saja berasal dari sponsor ataupupun pemerintah untuk meningkatkan UMKM.

Bisa juga membuat event seperti Korean-korean day’s atau para penjual berkolaborasi menu andalan mereka dan menghasilkan suatu “menu unik” yang memakai sistem edisi terbatas tentunya hal ini pasti akan membuat para pengunjung penasaran untuk mencoba.

Karena sebagai salah satu warga Bulukumba, saya amati kalo warga Bulukumba itu sebagian besar suka dengan hal-hal yang baru dan menarik tetapi mereka juga bakal bosan ketika tempat atau hal-hal yang sudah lama dan mereka ketahui.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *