Karyawan Kontrak dan Outsourcing Berhak Terima THR

oleh

JAKARTA,BB – Kabar baik buat anda yang menyandang status karyawan kontrak atau outsourcing di perusahaan di Indonesia.

Pada  akhir bulan Ramadhan ini, pegawai kontrak atau outsourcing juga berhak menerima Tunjangan Hari Raya atau THR.

Hal tersebut ditegaskan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar di Jakarta Senin 22 Juli 2013.

“THR itu harus dibayarkan tepat waktu dan sesuai ketentuan Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. PER.04/MEN/1994 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan bagi Pekerja di Perusahaan,”katanya.

Menurutnya,

Iklan
setiap pekerja yang telah bekerja tiga bulan secara terus-menerus atau lebih maka berhak mendapatkan THR, termasuk pekerja dengan status outsourcing (alih daya), kontrak, atau pekerja tetap.

Bahkan, lajut Muhaimin bagi pekerja yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dalam batasan waktu 30 hari sebelum jatuh tempo Hari Raya Keagamaan tetap berhak atas THR sebagaimana diataur dalam pasal 6 ayat (1) Permen Tenaga Kerja Nomor PER-04/MEN/1994 Tahun 1994.

Laporan: cr11/Suri

Iklan