AJI Imbau Narasumber Tak Beri THR ke Jurnalis

Gambar Gravatar
  • Whatsapp

MAKASSAR,BB – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Makassar mengimbau agar semua narasumber, Lembaga Pemerintah dan swasta, BUMN/ BUMD untuk tidak memberi THR kepada jurnalis dalam bentuk apapun.

Hal tersebut dikatakan Sekretaris AJI Makassar, Fauziah Erwin jelang hari keagamaan umat muslim atau lebaran Idul Fitri 1434 H.

Bacaan Lainnya

Selain itu Fauziah Erwin juga mengingatkan kepada perusahaan media agar memberikan hak kepada jurnalis.

“Yang berkewajiban memberi THR pada jurnalis adalah perusahaan media tempatnya bekerja, jadi bukan narasumber,” ucap Uci.

BACA JUGA:   VE Channel TV Buka Loker, Termasuk Jurnalis di Bantaeng dan Bulukumba

Olehnya itu pihaknya berharap, agar semua jurnalis di Makassar diberikan Tunjangan Hari Raya (THR). Sesuai dengan Peraturan Menteri Tenaga Kerja No 4/1994, pengusaha diwajibkan untuk memberi THR keagamaan kepada pekerja yang telah mempunyai masa kerja 3 bulan.

“THR adalah hak normativ pekerja, termasuk jurnalis, karna sudah ada aturannya. Aturan ini tidak membedakan status pekerja, apakah telah menjadi karyawan tetap, kontrak atau paruh waktu,” ujar Fauziah dalam rilisnya, Jumat 26 Juli 2013.

Mengenai besaran THR, telah diatur pada pasal 3 Peraturan Menteri Tenaga Kerja no 4/1994. Disebutkan, bahwa pekerja yang telah mempunyai masa kerja 12 bulan secara terus menerus atau lebih, mendapat THR sebesar 1 bulan gaji. Sedangkan pekerja yang mempunyai masa kerja minimal 3 bulan terus menerus, tapi kurang dari 12 bulan, diberikan secara proporsional.

BACA JUGA:   Jurnalis Jeneponto Dilapor Wabup ke Polisi, Ini Kata Pemrednya

Laporan: cr10/Yahya

Pos terkait