KBRI Imbau WNI Waspada Flu Burung di China

Gambar Gravatar
  • Whatsapp

BEIJING,BB – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Beijing, RRT, mengimbau seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di luar negeri, khususnya  di RRT (China( untuk selalu menjaga kondisi kesehatan, terutama mengantisipasi penyebaran penyakit Avian Influenza (AH7N9) atau yang lebih dikenal dengan flu burung.

Staf KBRI Beijing, Dyah R. Andrini, dalam siaran persnya Senin (29/7) kemarin mengemukakan, berdasarkan informasi dari World Health Organization (WHO) dan Pemerintah RRT, diperoleh data bahwa hingga 22 Juli 2013, telah teridentifikasi sebanyak 133 kasus Avian Influensa dengan 43 kematian (angka kematian 28%).

Bacaan Lainnya

“Kasus avian flu ini ditemukan di sebelas provinsi di RRT, antara lain Beijing, Hebei, Shandong, Henan, Anhui, Jiangxi, Hunan, dan Fujian, serta Taiwan. Jumlah kasus AH7N9 terbesar ditemukan di Provinsi Jiangsu (28 kasus), Shanghai (33 kasus) dan Zhejiang (46 kasus),” kata Dyah.

Ia mengingatkan, bahwa tipe Avian influenza A H7N9 yang biasanya ditemukan pada unggas, sejak akhir tahun 2012 diduga para pakar juga dapat menular kepada manusia. Hasil penelitian beberapa kasus di RRT menunjukkan kecenderungan yang sangat mengkhawatirkan tersebut. “Gejala penyakit yang mematikan dimaksud antara lain adalah panas demam, batuk, dan sesak nafas,” ungkapnya.

KBRI Beijing mengimbau Jika WNI yang mengalami gejala-gejala tersebut agar segera memeriksakan diri ke dokter atau rumah sakit terdekat karena sejauh ini belum ada vaksin terhadap H7N9.

Melalui siaran pers itu, KBRI Beijing mengimbau agar WNI yang tinggal dan berkunjung ke RRT melakukan upaya pencegahan, sebagai berikut:

a. Menghindari kontak dengan unggas, babi, dan binatang ternak maupun
liar lainnya;
b. Mengkonsumsi hanya makan daging/unggas yang benar-benar
matang dan dihidangkan dalam keadaan segar (panas), serta
menghindari memakan makanan yang dijajakan di pinggir jalan;
c. Menjaga setiap saat kebersihan pribadi, khususnya kebersihan tangan,
dengan membawa cairan pembersih (sabun dan tissue basah
antiseptic);
d. Menghindari kontak fisik dan berbagi alat makan dengan seseorang
yang sedang sakit;
e. Melakukan konsultasi segera dengan dokter atau rumah sakit apabila
memiliki gejala-gejala penyakit yang disebut di atas ketika  sedang
berada di atau sekembalinya dari RRT.

Laporan: cr14/PR/setkab.go.id